Konten dari Pengguna

Perkembangan Bahasa: Teori dan Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

R

Ruang Psikologi

Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perkembangan Bahasa. Gambar: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perkembangan Bahasa. Gambar: Pexels

Perkembangan bahasa menjadi salah satu fondasi utama dalam perjalanan tumbuh kembang anak. Setiap anak mengalami proses pemerolehan bahasa secara bertahap, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan dan interaksi sosial. Pemahaman tentang teori dan tahapan perkembangan bahasa dapat membantu orang tua serta pendidik dalam mendampingi anak pada masa-masa awal kehidupan mereka.

Pengertian dan Pentingnya Perkembangan Bahasa

Perkembangan bahasa adalah proses bertahap di mana anak menguasai simbol untuk berkomunikasi, meliputi aspek fonologi, morfologi, dan sintaksis. Menurut jurnal Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang ditulis oleh Kholilullah dkk., pemerolehan bahasa merupakan prestasi manusia yang paling hebat karena pada akhir masa usia dini (6 tahun), rata-rata anak telah menyimpan lebih dari 14.000 kosakata tanpa belajar secara formal.

Definisi Perkembangan Bahasa

Secara sederhana, perkembangan bahasa adalah pertumbuhan kemampuan seseorang dalam menguasai unsur-unsur bahasa, baik secara lisan maupun tulisan.

Peran Bahasa dalam Perkembangan Anak

Bahasa berfungsi sebagai alat untuk mengekspresikan keunikan individu serta membantu perkembangan kognitif. Melalui bahasa anak dapat mengomunikasikan maksud, pemikiran, maupun perasaannya kepada orang lain sehingga mereka dapat bergaul di tengah masyarakat

Teori-Teori Perkembangan Bahasa

Teori ini menyatakan bahwa isi bahasa (tata bahasa dan kosakata) diperoleh dari lingkungan, di mana orang dewasa bertindak sebagai model.

  1. Teori Nativisme (Maturationist) dan Innatisme. Teori Maturationist memandang penguasaan bahasa sebagai pembawaan lahir (innate) yang berkembang sesuai dengan jadwal biologis manusia tanpa memandang budaya.

  2. Teori Interaksionis. Teori ini memandang bahwa meskipun ada jadwal biologis, perkembangan bahasa yang optimal sepenuhnya bergantung pada interaksi aktif dengan pengguna bahasa lain di lingkungannya

Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Perjalanan anak dalam menguasai bahasa terjadi dalam beberapa tahap yang saling berkesinambungan. Setiap fase memiliki ciri khas serta tantangannya sendiri.

Fase Pra-Linguistik

Terjadi pada usia 0-1 tahun. Bayi menggunakan tangisan dan ocehan (babbling) sebagai cara berkomunikasi sebelum mampu mengucapkan kata-kata riil.

Fase Linguistik

Dimulai pada usia 1 tahun. Tahap ini diawali dengan fase holofrastik (satu kata) dan berkembang menjadi penggunaan 50-100 kosakata pada usia 2 tahun. Selanjutnya, pada usia 3-5 tahun (tahap pengembangan tata bahasa), anak sudah mulai mampu membuat kalimat lengkap.

Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Anak

Perkembangan ini dipengaruhi oleh faktor biologis, kognitif, dan emosional yang saling berinteraksi. Dukungan model pengguna bahasa di sekitar anak sangat menentukan kekayaan kosakata dan ketepatan sintaksis mereka

Kesimpulan

Perkembangan bahasa adalah fondasi kognitif yang dimulai bahkan sejak janin dalam kandungan. Pemahaman atas teori Maturationist dan Environment membantu orang dewasa memberikan stimulasi interaksi yang tepat agar anak mencapai kemampuan komunikasi yang optimal.