Screen Time Berlebihan: Pengertian dan Dampaknya pada Anak
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan gawai dan perangkat digital kini menjadi bagian dari keseharian banyak keluarga. Namun, terlalu lama menatap layar—atau yang dikenal sebagai screen time berlebihan—bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan, terutama bagi anak-anak. Memahami batas yang sehat dan dampaknya sangat penting agar tumbuh kembang anak tetap optimal.
Apa Itu Screen Time Berlebihan?
Screen time berlebihan merujuk pada waktu yang dihabiskan anak untuk berinteraksi dengan layar, baik itu televisi, komputer, tablet, maupun ponsel, melebihi rekomendasi yang sehat.
Menurut literature review “Literatur Review: Pengaruh Screen Time terhadap Masalah Perilaku Anak” oleh Susi Roida Simanjuntak, perkembangan teknologi dan kemudahan akses terhadap perangkat digital membuat durasi screen time pada anak meningkat secara signifikan, bahkan perangkat digital telah menjadi bagian yang erat dalam kehidupan anak sehari-hari.
Definisi Screen Time
Screen time adalah durasi yang digunakan seseorang untuk melihat atau berinteraksi dengan berbagai jenis layar. Aktivitas ini mencakup menonton video, bermain game, hingga berselancar di internet.
Batasan Waktu Screen Time yang Direkomendasikan
Menurut literature review “Literatur Review: Pengaruh Screen Time terhadap Masalah Perilaku Anak” oleh Susi Roida Simanjuntak, WHO merekomendasikan anak usia 2–4 tahun memiliki durasi screen time tidak lebih dari 1 jam, sedangkan anak usia 5–17 tahun tidak lebih dari 2 jam; sementara American Academy of Child & Adolescent Psychiatry menyarankan anak usia 2–5 tahun dibatasi 1 jam pada hari biasa dan hingga 3 jam pada hari libur.
Faktor Penyebab Screen Time Berlebihan pada Anak
Beberapa faktor utama meliputi kurangnya pengawasan orang tua, mudahnya akses perangkat, serta keinginan anak untuk hiburan instan. Selain itu, rutinitas harian yang padat membuat screen time kerap dijadikan solusi praktis untuk menenangkan anak.
Dampak Screen Time Berlebihan pada Anak
Screen time berlebihan dapat memengaruhi perilaku, kesehatan fisik, dan kemampuan sosial anak. Efeknya bisa bersifat jangka pendek maupun panjang, tergantung pada frekuensi dan pola penggunaan.
Dampak Terhadap Perilaku dan Emosi
Terlalu lama di depan layar dapat memicu masalah konsentrasi, kecemasan, hingga tantrum. Anak juga cenderung lebih mudah marah ketika akses ke gawai dibatasi.
Dampak pada Perkembangan Fisik
Duduk terlalu lama di depan layar membuat anak kurang bergerak. Akibatnya, risiko obesitas dan gangguan tidur pun meningkat karena waktu aktivitas fisik tergeser.
Hubungan Screen Time dengan Masalah Sosial Anak
Interaksi digital yang berlebihan dapat mengurangi kemampuan anak dalam bersosialisasi langsung. Anak mungkin menjadi kurang percaya diri atau kesulitan membangun komunikasi tatap muka.
Studi dan Temuan Terkini tentang Screen Time Berlebihan
Menurut literature review “Literatur Review: Pengaruh Screen Time terhadap Masalah Perilaku Anak” oleh Susi Roida Simanjuntak, peningkatan durasi screen time pada anak berhubungan dengan berbagai masalah, seperti peningkatan masalah perilaku, depresi, kecemasan, masalah tidur, serta menurunnya kemampuan sosial anak.
Kesimpulan dan Rekomendasi Singkat
Screen time berlebihan pada anak dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari perilaku yang sulit diatur, gangguan kesehatan fisik, hingga penurunan kemampuan sosial. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk membatasi durasi screen time dan mengajak anak beraktivitas fisik serta berinteraksi secara langsung. Dengan pengawasan yang tepat, anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengorbankan tumbuh kembangnya.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Mental Health: Pengertian, Gangguan, dan Cara Menjaganya