Stres Akademik: Pengertian dan Penyebabnya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Stres akademik menjadi fenomena yang kerap dialami oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan. Tekanan yang muncul dari lingkungan belajar maupun dalam diri sendiri bisa memengaruhi kesehatan mental dan keseharian siswa. Memahami pengertian dan penyebab stres akademik penting agar siswa atau orang tua dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Apa Itu Stres Akademik?
Stres akademik mengacu pada tekanan mental yang dirasakan siswa saat menghadapi berbagai tuntutan belajar. Menurut Mufadhal Barseli dan Ifdil Ifdil dalam artikel jurnal berjudul “Konsep Stres Akademik Siswa”, stres akademik muncul ketika harapan untuk meraih prestasi akademik meningkat, tetapi tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki siswa, sehingga menimbulkan tekanan psikologis yang mempengaruhi pencapaian prestasi belajar di sekolah.
Pengertian Stres Akademik Menurut Para Ahli
Secara umum, stres akademik adalah reaksi emosional yang muncul ketika siswa merasa tidak mampu memenuhi tuntutan akademik yang diberikan. Kondisi ini bisa berasal dari tugas menumpuk, ujian, atau persaingan di lingkungan sekolah.
Ciri-ciri Siswa Mengalami Stres Akademik
Siswa yang mengalami stres akademik biasanya menunjukkan beberapa tanda, seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga merasa cemas berlebihan menjelang ujian. Selain itu, perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan juga dapat menjadi indikator.
Penyebab Stres Akademik pada Siswa
Penyebab stres akademik pada siswa umumnya terbagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan eksternal. Setiap siswa bisa memiliki pemicu yang berbeda, tergantung pada karakter dan situasi yang dihadapi.
Faktor Internal Penyebab Stres Akademik
Beberapa penyebab dari dalam diri meliputi rendahnya motivasi belajar, kurang percaya diri, serta kesulitan dalam mengatur waktu antara kegiatan belajar dan aktivitas lain. Siswa yang merasa kurang mampu biasanya lebih rentan mengalami stres.
Faktor Eksternal Penyebab Stres Akademik
Tekanan dari luar seperti tuntutan orang tua, beban tugas sekolah yang berat, dan kondisi lingkungan belajar yang kompetitif juga berperan besar. Dukungan keluarga yang kurang atau suasana kelas yang tidak kondusif bisa memperparah stres.
Studi Kasus dan Kutipan Sumber
Masih dari artikel jurnal yang sama, disebutkan bahwa stres akademik berkaitan dengan ketidaksesuaian antara tuntutan lingkungan atau akademik dengan kemampuan dan sumber daya aktual yang dimiliki siswa, sehingga siswa semakin terbebani oleh tekanan dan tuntutan.
Dampak Stres Akademik terhadap Siswa
Dampak stres akademik bisa dirasakan secara fisik maupun psikologis. Dalam jangka panjang, stres yang tidak ditangani dapat mengganggu perkembangan dan prestasi siswa.
Dampak pada Kesehatan Fisik dan Psikologis
Gejala fisik seperti sakit kepala, sulit tidur, dan gangguan pencernaan sering ditemukan pada siswa yang mengalami stres berat. Sementara secara psikologis, stres bisa memicu kecemasan, perubahan mood, dan menurunkan semangat belajar.
Dampak pada Prestasi dan Motivasi Belajar
Stres akademik yang dibiarkan dapat menurunkan motivasi dan prestasi belajar. Siswa menjadi kurang fokus, mudah menyerah, serta kehilangan minat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sekolah.
Kesimpulan
Stres akademik adalah tantangan nyata dalam dunia pendidikan yang bisa dialami oleh siapa saja. Memahami penyebab dan dampak stres akademik sangat penting agar siswa mampu mengelola tekanan dengan lebih baik. Dengan perhatian dari lingkungan sekitar, stres akademik dapat diminimalisir sehingga siswa tetap semangat dalam belajar.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Mental Health: Pengertian, Gangguan, dan Cara Menjaganya