Stres Kerja Berlebihan: Penyebab dan Ciri-Ciri yang Perlu Diwaspadai
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tekanan di dunia kerja sering kali menimbulkan stres yang tidak bisa dihindari. Namun, stres kerja berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental jika tidak segera dikenali dan diatasi. Karena itu, penting untuk memahami penyebab dan ciri-ciri stres kerja agar bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Pengertian Stres Kerja Berlebihan
Stres kerja berlebihan adalah kondisi ketegangan emosional dan fisik yang muncul akibat tuntutan pekerjaan yang melebihi kemampuan seseorang. Menurut buku “Stres Kerja” oleh Gusti Yuli Asih, Hardani Widhiastuti, dan Rusmalia Dewi, stres kerja adalah kondisi ketika karyawan merasa tertekan dalam menghadapi pekerjaan, yang dapat menciptakan ketidakseimbangan fisik dan psikis serta memengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seseorang.
Definisi Stres Kerja Menurut Para Ahli
Menurut beberapa ahli psikologi yang dikutip dalam buku “Stres Kerja”, stres kerja dapat dipahami sebagai kondisi tertekan yang muncul dari interaksi seseorang dengan pekerjaannya, terutama ketika tuntutan kerja memengaruhi emosi, proses berpikir, kondisi fisik, psikologis, dan perilaku.
Pentingnya Memahami Stres Kerja di Lingkungan Profesional
Memahami stres kerja sangat penting agar individu dapat mengenali batas kemampuan diri. Dengan demikian, risiko gangguan kesehatan akibat tekanan kerja bisa dihindari.
Penyebab Stres Kerja Berlebihan
Ada berbagai faktor yang dapat memicu stres kerja berlebihan. Faktor-faktor tersebut dapat berasal dari dalam diri maupun lingkungan kerja yang kurang kondusif. Dalam buku “Stres Kerja”, dijelaskan bahwa stres terjadi akibat ketidakseimbangan antara tuntutan dan sumber daya yang dimiliki individu, serta dapat muncul ketika kondisi pekerjaan dipersepsikan sebagai tuntutan yang menimbulkan stres kerja.
Faktor Internal yang Menyebabkan Stres Kerja
Faktor internal meliputi kurangnya kepercayaan diri, perfeksionisme, dan kecemasan berlebih. Sikap tersebut membuat seseorang mudah tertekan saat menghadapi tantangan kerja.
Faktor Eksternal di Tempat Kerja
Tuntutan target yang tinggi, konflik dengan rekan kerja, dan lingkungan kerja yang tidak mendukung bisa menjadi pemicu stres. Selain itu, perubahan struktur organisasi juga seringkali menambah beban mental.
Studi Kasus: Penyebab Umum Stres Kerja di Indonesia
Dalam buku “Stres Kerja”, dijelaskan bahwa stres kerja dapat dipicu oleh berbagai kondisi, seperti beban kerja yang berlebihan, tekanan atau desakan waktu, jam kerja yang panjang, tuntutan pekerjaan yang terlalu berat, serta kurangnya dukungan sosial di lingkungan kerja.
Ciri-Ciri Stres Kerja Berlebihan
Mengenali ciri-ciri stres kerja berlebihan sangat penting agar masalah tidak berlarut-larut. Tanda-tanda stres bisa muncul secara fisik maupun psikologis, bahkan berdampak pada produktivitas.
Gejala Fisik yang Muncul
Beberapa gejala fisik yang sering dialami adalah sakit kepala, gangguan tidur, dan kelelahan berlebih. Selain itu, gangguan pencernaan juga kerap menjadi pertanda stres.
Gejala Psikologis dan Perilaku
Gejala psikologis biasanya berupa mudah marah, cemas, atau sulit berkonsentrasi. Perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan dan menurunnya semangat kerja juga harus diwaspadai.
Dampak Negatif pada Produktivitas
Masih dari buku yang sama, dijelaskan bahwa stres kerja dapat berdampak pada penurunan kinerja, kualitas kerja yang buruk, menurunnya produktivitas, meningkatnya absensi, serta membuat karyawan lebih lambat dalam melakukan pekerjaan.
Pentingnya Mengenali dan Mengelola Stres Kerja
Mengenali stres kerja sejak dini dapat mencegah dampak buruk jangka panjang. Jika dibiarkan, stres kerja berlebihan bisa memicu masalah kesehatan serius dan menurunkan kualitas hidup.
Konsekuensi Jika Stres Kerja Dibiarkan
Stres yang tidak diatasi berpotensi menyebabkan penyakit kronis seperti hipertensi dan gangguan jantung. Selain itu, hubungan sosial dan kinerja di tempat kerja pun akan terganggu.
Langkah Awal untuk Mengurangi Stres Kerja
Langkah awal yang bisa dilakukan antara lain dengan mengatur waktu istirahat, berbagi masalah dengan rekan kerja, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Seperti yang dijelaskan dalam buku “Stres Kerja”, pemahaman terhadap gejala-gejala stres penting agar individu mampu melakukan tindakan preventif, mengurangi dampak negatif stres melalui coping yang efektif, serta mendukung upaya manajemen stres untuk memperbaiki kualitas hidup karyawan.
Kesimpulan
Stres kerja berlebihan dapat muncul akibat berbagai faktor internal maupun eksternal yang saling berkaitan. Mengenali penyebab dan ciri-ciri stres kerja berlebihan sangat penting agar individu bisa mengambil langkah pencegahan sejak awal. Dengan pengelolaan yang tepat, stres kerja dapat dikurangi sehingga produktivitas dan kesehatan tetap terjaga.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Mental Health: Pengertian, Gangguan, dan Cara Menjaganya