22 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Jawabannya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

22 Oktober memperingati hari apa? Tanggal 22 Oktober memperingati Hari Santri Nasional, sebagai pengingat peran ulama dan santri dalam memperjuangkan bangsa Indonesia.
Gagasan peringatan Hari Santri Nasional tersebut tercetus dari kampanye Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Juni 2014. Dari sana Joko Widodo menyatakan bahwa jika dirinya terpilih menjadi presiden, maka tanggal 22 Oktober akan menjadi Hari Santri Nasional.
22 Oktober Memperingati Hari Apa dalam Kalender Nasional?
22 Oktober memperingati hari apa? Dikutip dari situs kabcianjur.baznas.go.id, tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional dalam kalender nasional.
Peringatan tersebut pertama kali diinisiasi oleh kalangan pesantren sebagai bentuk penghargaan jasa santri lantaran berkontribusi menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dari Hari Santri Nasional tersebut masyarakat diajak untuk mengingat, meneladani, dan melanjutkan perjuangan dari para ulama Indonesia dan santri dalam menegakkan perjuangan bangsa.
Gagasan resmi dari Hari Santri Nasional tercetus dari KH Thoriq Darwis, pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Malang, Jawa Timur. Saat itu pertama kalinya Joko Widodo berkunjung ke daerah pesantren.
Lalu, KH Thoriq Darwis menyarankan agar tanggal 1 Muharram diperingati sebagai Hari Santri Nasional.
Setelahnya Joko Widodo merespons positif atas gagasan tersebut, sehingga ia menandatangani persetujuan Hari Santri Nasional pada malam Jumat tanggal 27 Juni 2014.
Peringatan tanggal 22 Oktober tersebut berkaitan erat dengan peristiwa sejarah dari KH. Hasyim Asy'ari, di mana resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy'ari menjadi dasar moral bagi perjuangan bangsa.
Khususnya saat KH Hasyim Asy'ari bersama para santri lainnya berjuang melawan sekutu pada tanggal 21-22 Oktober 1945. Sejak itu para ulama NU dari berbagai daerah berkumpul untuk di Surabaya dan menetapkan resolusi jihad.
Dalam resolusi jihad tersebut menyatakan bahwa siapapun dalam radius 94 kilometer dari posisi musuh, para santri dan ulama tetap ikut berjuang melawan penjajah.
Bahkan dalam jihad tersebut mengatakan bahwa melawan penjajah merupakan fardhu ain bagi setiap muslim. Pada tahun 2025, Hari Santri Nasional diadakan dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka dan Menuju Peradaban Dunia”.
Demikian merupakan penjelasan 22 Oktober memperingati hari apa, yang mana pada tanggal tersebut memperingati Hari Santri Nasional untuk mengingat perjuangan bangsa. (Sis)
Baca juga: Keragaman Budaya Madura yang Membanggakan Nusantara