Adalah Termasuk Konjungsi Apa? Ini Penjelasannya dalam Ilmu Bahasa
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu Bahasa Indonesia banyak dipelajari tentang struktur kalimat, hingga materi tentang konjungsi. Tidak jarang muncul juga pertanyaan adalah termasuk konjungsi apa ?
Dari bentuknya terlihat seperti jenis konjungsi atau kata hubung dalam kalimat. Namun jika diperhatikan secara seksama sebenarnya bukanlah konjungsi.
Dalam Bahasa Indonesia, Adalah termasuk Konjungsi atau Bukan?
Adalah termasuk konjungsi atau bukan ? Jawabannya adalah tidak termasuk konjungsi atau kata hubung. Namun masuk ke dalam verba atau kata kerja definitif. Di bawah ini penjelasan lengkapnya:
1. Adalah Merupakan Verba Kopula
Pada buku Cendekia Berbahasa tulisan Erwan Juhara, dkk, halaman 71, dijelaskan bahwa jika satu klausa diberi kata ialah atau adalah maka klausa tersebut termasuk klausa verba.
Sebab, kata adalah dan ialah termasuk verba kopula. Dalam Bahasa Indonesia verba kopula ini bersifat wajib kalau subjek dan predikat itu hanya berupa kata atau frasa sederhana.
2. Pengertian Verba dan Kopula
Verba merupakan kelas kata terbuka, kata yang memiliki ciri gramatikal & kemungkinan struktural sebagai anggota kelas yang lain, makna yang dimilikinya terbuka akan perluasan yang tak terbatas.
Dalam jurnal Onoma Pendidikan Bahasa dan Sastra, dijelaskan bahwa kopula didefinisikan sebagai verba yang menghubungkan antara subjek dengan komplemen.
3. Fungsi dan Contoh Verba Kopula
Dalam suatu kalimat, kopula ini dapat menempati fungsi predikat, atau lebih spesifiknya yakni berfungsi sebagai predikat penyama.
Kopula juga berfungsi untuk pembatas fungsi antara subjek dengan predikat dalam kalimat dengan nomina sebagai bagai predikatnya.
Mengacu pada konsep tersebut, kopula dalam Bahasa Indonesia memiliki banyak variasi.
Di antara kata yang termasuk kopula tersebut yakni kata adalah, ialah, menjadi, tampak, merasa, terlihat, dan sebagainya.
4. Kopula dalam Bahasa Lain
Perilaku kopula berbeda-beda dalam berbagai bahasa. Dalam bahasa Jepang, kopula dapat bersifat opsional, dalam bahasa Inggris, kopula dapat bersifat wajib dan opsional.
Kopula bersifat opsional, artinya bahwa kopula ini tidak wajib ada dalam konstruksi kalimat, tetapi dapat dilesapkan menjadi zero kopula.
Banyak literatur yang membahas kopula dalam bahasa Indonesia hanya berhenti sampai di situ dan menjelaskan bahwa kopula bersifat opsional.
5. Definisi Konjungsi
Setelah mengetahui adalah termasuk konjungsi apa bukan, perlu juga untuk mengetahui definisi dari konjungsi itu sendiri, agar semakin jelas perbedaannya dengan verba kopula.
Konjungsi merupakan kata hubung yang dipakai jika ingin menghubungkan dua atau lebih dari unsur bahasa.
Unsur bahasa yang dimaksud yakni bisa berupa kata, klausa, frasa, hingga kalimat.
Selain itu adanya konjungsi dapat membantu memahami alur atau cara berpikir penulis serta bisa membuat struktur dari sebuah teks terlihat lebih jelas. (NOV)
Baca juga: Jelaskan Fungsi Kalimat Penjelas itu Apa? Ini Penjelasannya