Alquran adalah Mukjizat Terbesar Nabi, Petunjuk Hidup yang Abadi
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alquran adalah mukjizat terbesar Nabi yang menjadi bukti nyata kebenaran risalah Nabi Muhammad sekaligus pedoman hidup yang tidak lekang oleh zaman.
Sebagai kitab suci umat Islam, Al-Qur'an menghadirkan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kitab lain, baik dari segi bahasa, kandungan makna, maupun ketepatan pesan yang disampaikan.
Di dalamnya terkandung petunjuk yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari urusan ibadah hingga hubungan sosial, sehingga menjadikannya sebagai sumber nilai yang sempurna.
Alquran: Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad saw
Dikutip dari laman ejurnal.iiq.ac.id, mengungkapkan bahwa Alquran adalah mukjizat terbesar Nabi yang memiliki keistimewaan berbeda dibandingkan dengan mukjizat para Nabi sebelumnya.
Jika mukjizat terdahulu terbatas oleh ruang dan waktu serta hanya dapat disaksikan oleh umat tertentu pada masa tertentu, maka Al-Qur'an hadir sebagai mukjizat yang bersifat universal dan abadi.
Keberadaannya menjangkau seluruh umat manusia hingga akhir zaman, sehingga menjadikannya sebagai bentuk mukjizat yang tidak terikat oleh batasan zaman.
Oleh sebab itu, Al-Qur’an dipahami sebagai mukjizat terbesar yang diberikan Allah Swt, baik kepada Nabi Muhammad maupun sebagai penyempurna dari mukjizat para nabi sebelumnya.
Pada masa para Nabi dan Rasul terdahulu, mukjizat yang diberikan umumnya bersifat materi dan dapat ditangkap oleh pancaindra.
Mukjizat tersebut tampak secara nyata dan disaksikan langsung oleh umat pada zamannya. Namun, seiring berjalannya waktu, wujud fisik dari mukjizat-mukjizat tersebut tidak lagi dapat dijumpai, sehingga hanya tersisa kisah yang disampaikan dari generasi ke generasi.
Berbeda dengan hal tersebut, mukjizat Nabi Muhammad Saw bersifat ruhani dan dapat dipahami melalui akal serta perenungan yang mendalam.
Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi petunjuk yang senantiasa relevan dalam berbagai keadaan. Keasliannya tetap terjaga, baik dari segi isi maupun susunannya, sehingga mampu menjadi sumber kebenaran yang tidak berubah oleh waktu.
Selain itu, Al-Qur’an juga memuat kisah-kisah mukjizat para Nabi terdahulu. Melalui penjelasan yang terkandung di dalamnya, berbagai peristiwa penting dapat diketahui oleh generasi setelahnya.
Al-Qur’an tidak hanya menjadi mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw, tetapi juga menjadi sumber yang mengabadikan jejak mukjizat para Nabi sebelumnya agar tetap dapat dipahami dan diambil pelajarannya sepanjang masa.(KIKI)
Baca juga: Rangkuman Materi Nuzulul Quran untuk Bulan Ramadan