Apa Arti Interval Nada dan Fungsinya dalam Musik? Cari Tahu Jawabannya di Sini
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa arti interval nada dan fungsinya dalam musik? Bagi yang sedang belajar musik, istilah interval nada kerap muncul dan memicu rasa ingin tahu lebih dalam.
Pemahaman tentang interval nada dan fungsinya dalam musik menjadi dasar penting sebelum seseorang mampu menguasai susunan melodi dan harmoni dalam suatu lagu.
Apa Arti Interval Nada dalam Musik
Mengutip situs https://rri.co.id/, apa arti interval nada dalam musik? Interval nada adalah jarak antara satu nada dengan nada lainnya, baik menuju nada yang lebih tinggi maupun lebih rendah.
Dalam Teori Musik, interval tidak hanya dilihat sebagai selisih nada secara posisi, tetapi juga sebagai perbandingan frekuensi antara dua bunyi.
Dengan kata lain, setiap perpindahan nada, misalnya dari do ke re atau mi ke fa, memiliki jarak tertentu yang membentuk karakter khas dalam sebuah tangga nada. Jarak inilah yang membuat musik terdengar berbeda, baik dari segi rasa, warna, maupun suasana.
Fungsi Interval Nada dalam Musik
Interval nada memiliki peran penting dalam membentuk struktur dan ekspresi musik, di antaranya:
Membentuk melodi: Menentukan alur naik-turun nada dalam lagu
Menciptakan harmoni: Menghasilkan keselarasan saat beberapa nada dimainkan bersamaan
Memberi warna musik: Perbedaan interval menciptakan nuansa sedih, ceria, tegang, atau tenang
Menentukan karakter tangga nada: Setiap tangga nada memiliki pola interval yang berbeda
Menjadi dasar komposisi: Digunakan oleh musisi untuk menyusun lagu dan aransemen
Secara umum, interval nada dalam musik memiliki berbagai klasifikasi. Berdasarkan cara bunyinya, interval dibedakan menjadi melodi (berurutan) dan harmoni (bersamaan).
Dari jenis tangga nadanya, ada interval diatonik dan kromatik. Sementara dari segi kestabilan bunyi, dikenal istilah konsonan (terdengar selaras) dan disonan (terasa tegang).
Selain itu, interval juga dapat dibedakan menjadi sederhana (simple) yang masih dalam satu oktaf dan majemuk (compound) yang melampaui satu oktaf.
Dalam pergerakan nada, dikenal pula steps (langkah kecil) dan skips (lompatan nada yang lebih jauh). Ada juga konsep enharmonik, yaitu dua interval yang terdengar sama tetapi ditulis dengan cara berbeda.
Dalam sistem musik Barat, interval dinamai berdasarkan angka seperti unison, sekonde, terts, kuart, kuint, sekt, septim, hingga oktaf, serta berdasarkan kualitas seperti mayor, minor, augmented, diminished, dan perfect.
Demikianlah penjelasan mengenai arti interval nada dan fungsinya dalam musik yang menjadi dasar penting dalam memahami dan menciptakan sebuah karya musik. (Fikah)
Baca juga: Apa Itu Alat Musik Aerophone? Cek Penjelasannya di Sini