Konten dari Pengguna

Apa Itu Ijarah? Simak Penjelasannya Berikut Ini

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa itu ijarah, Pexels/Mikhail Nilov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa itu ijarah, Pexels/Mikhail Nilov

Ijarah merupakan istilah yang dekat dengan topik ekonomi Islam. Apa itu ijarah banyak ditanyakan oleh masyarakat terutama berhubungan dengan aktivitas yang melibatkan transaksi sewa-menyewa.

Konsep ini menjadi salah satu dasar penting dalam praktik keuangan syariah karena memberikan solusi transaksi yang adil dan transparan. Ijarah tidak hanya digunakan dalam kegiatan sederhana, tetapi juga banyak diterapkan dalam berbagai produk lembaga keuangan syariah.

Apa Itu Ijarah dalam Islam?

Ilustrasi apa itu ijarah?,Pexels/Alena Darmel

Ijarah merupakan salah satu akad dalam fiqh muamalah yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Topik ini berkaitan dengan praktik sewa-menyewa atau pemberian jasa. Apa itu ijarah? Berikut adalah penjelasannya berdasarkan situs web msaa.uin-malang.ac.id.

Secara bahasa, ijarah berarti upah atau imbalan. Sementara secara istilah, ijarah adalah akad atas pemanfaatan suatu barang atau jasa yang memiliki nilai dan manfaat tertentu dengan imbalan yang telah disepakati.

Dalam konsep ini, yang berpindah bukan kepemilikan barang, melainkan hak guna atau manfaatnya dalam jangka waktu tertentu. Ijarah memiliki dasar hukum yang kuat, baik dari Al-Qur’an maupun hadis dalam perspektif fiqh klasik.

Salah satu dalil yang sering dijadikan landasan adalah perintah untuk memberikan upah kepada seseorang atas jasa yang telah diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan keadilan dalam transaksi.

Hal ini juga bisa terlihat langsung terutama dalam hubungan kerja atau pemanfaatan jasa orang lain. Terdapat peringatan keras bagi pihak yang tidak membayar upah pekerja setelah memanfaatkan tenaganya dalam hukum Islam.

Ijarah terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, ijarah yang berkaitan dengan barang (ijarah al-‘ain), yaitu akad sewa atas benda tertentu seperti rumah atau kendaraan.

Dalam jenis ini, barang yang disewakan harus jelas, ada wujudnya, dan manfaatnya dapat langsung digunakan. Kedua, ijarah yang berkaitan dengan jasa (ijarah al-dzimmah), yaitu akad atas layanan atau pekerjaan tertentu, seperti tenaga kerja atau jasa profesional.

Pada jenis ini, terdapat syarat tambahan seperti kejelasan spesifikasi pekerjaan dan pembayaran upah yang harus disepakati secara jelas. Selain itu, dalam fiqh klasik dijelaskan bahwa akad ijarah memiliki rukun dan syarat yang harus dipenuhi agar sah.

Rukun tersebut meliputi pihak yang berakad (penyewa dan pemberi sewa), ijab dan qabul (kesepakatan), manfaat yang disewakan, serta upah atau imbalan. Semua unsur ini harus jelas, tidak mengandung unsur penipuan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka akad ijarah dapat dianggap tidak sah. Secara keseluruhan, ijarah adalah bentuk transaksi yang menekankan kejelasan, keadilan, dan keseimbangan antara hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Konsep ini tidak hanya relevan dalam fiqh klasik, tetapi juga terus berkembang dan diterapkan dalam berbagai praktik ekonomi modern, terutama dalam sistem keuangan syariah. Contohnya bisa dilihat dalam pembiayaan kendaraan, properti, hingga layanan jasa.

Apa itu ijarah? Jawabannya adalah akad pemindahan hak guna suatu barang atau jasa dalam jangka waktu tertentu dengan imbalan yang telah disepakati. Memahami ijarah menjadi penting, terutama bagi masyarakat yang ingin bertransaksi sesuai dengan prinsip syariah. (Fia)

Baca juga: Apa Itu Ahlan Wa Sahlan? Ini Maknanya bagi Umat Islam