Apa yang Dimaksud Kalimat Transitif? Ini Penjelasannya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud kalimat transitif? Kalimat bahasa Indonesia ini sering ditemui dalam berbagai teks, baik lisan maupun tulisan.
Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, kalimat merupakan unsur penting untuk menyampaikan gagasan, perasaan, atau informasi secara jelas dan runtut, termasuk kalimat transitif.
Apa yang Dimaksud Kalimat Transitif dalam Bahasa Indonesia?
Apa yang dimaksud kalimat transitif? Dikutip dari laman bidtik.kepri.polri.go.id, pengertian kalimat transitif adalah kalimat yang predikatnya tidak membutuhkan objek agar maknanya lengkap.
Subjek tersebut melakukan tindakan tanpa perlu meneruskan tindakan kepada sesuatu maupun seseorang. Kalimat transitif juga selalu memiliki objek yang menerima dampak dari predikat.
Ciri-Ciri Kalimat Transitif dan Contohnya
Untuk bisa melihat kalimat transitif, maka perlu memahami ciri-ciri utamanya. Berikut adalah beberapa ciri kalimat transitif dan contohnya.
1. Memiliki Objek Langsung
Ciri pertama, objek langsung, yaitu menerima tindakan yang dilakukan subjek melalui predikat. Tanpa objek, transitif kehilangan kelengkapan makna.Berikut adalah contoh kalimatnya.
Ibu membaca buku. (buku = objek)
Kakak memasak Ikan. (ikan = objek)
2. Predikat Berupa Kata Kerja Transitif
Predikat dalam kalimat transitif selalu berupa kata kerja transitif. Kata kerja ini membutuhkan objek untuk melengkapi artinya.
Secara umum, kata kerja transitif dalam bahasa Indonesia ditandai dengan awalan me- atau memper-. Contoh kata kerja transitif.
Membaca, melihat, menulis, mendengar
Mempersiapkan, mempertimbangkan, mempelajari
3. Dapat Diubah Menjadi Kalimat Pasif
Kalimat transitif juga dapat diubah menjadi kalimat pasif. Dalam hal ini, objek kalimat aktif menjadi subjek kalimat pasif, sementara subjek asli menjadi pelengkap. Contoh kalimatnya.
Aktif: Santi membeli tas baru.
Pasif. Tas baru dibeli Santi.
4. Pola Kalimat S-P-O
Struktur dasar kalimat transitif mengikuti pola Subjek-Predikat-Objek (S-P-O). Pola ini dapat diperluas dengan menambahkan keterangan (K) menjadi S-P-O-K. Berikut adalah contoh kalimatnya.
S-P-O: Ayah memperbaiki motor.
S-P-O-K: Ayam memperbaiki motor di garasi.
5. Objek Dapat Menjadi Kalimat Pasif
Dalam transformasi ke kalimat pasif, objek kalimat transitif dapat menjadi subjek.
Ini merupakan salah satu cara untuk menguji apakah sebuah kalimat termasuk transitif atau bukan. Inilah contoh kalimatnya.
Aktif: Petani menanam pagi. (padi = objek)
Pasif: Padi ditanam petani. (padi = subjek)
Demikian untuk menjawab apa yang dimaksud kalimat transitif? Kalimat ini merupakan jenis kalimat yang penting untuk dipahami karena sering digunakan dalam berbagai situasi komunikasi. (NOV)
Baca juga: 25 Contoh Kalimat Fiksi Kelas 3 SD Pelajaran Bahasa Indonesia