Ciri-Ciri Rangkaian Seri dalam Listrik beserta Penjelasannya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri rangkaian seri merupakan salah satu konsep dasar dalam ilmu kelistrikan yang penting untuk dipahami sejak awal. Rangkaian ini tersusun dari beberapa komponen listrik yang dihubungkan secara berurutan dalam satu jalur tanpa percabangan.
Arus listrik yang mengalir hanya memiliki satu jalan sehingga harus melewati setiap komponen secara bergantian. Dalam kehidupan sehari-hari, rangkaian seri dapat ditemukan pada alat sederhana seperti senter dan lampu hias.
Dengan memahami karakteristiknya, seseorang dapat mengetahui cara kerja rangkaian serta kelebihan dan kekurangannya. Pengetahuan ini juga menjadi dasar penting sebelum mempelajari jenis rangkaian listrik lainnya yang lebih kompleks.
Mengenali Ciri-Ciri Rangkaian Seri dari Karakteristik Listrik
Ciri-ciri rangkaian seri dapat dikenali dari beberapa karakteristik utama yang membedakannya dengan rangkaian paralel. Mengutip dari laman bee.telkomuniversity.ac.id, rangkaian seri memiliki satu jalur arus listrik tanpa percabangan, sehingga semua komponen disusun secara berderet dalam satu garis.
Hal ini menyebabkan arus listrik yang mengalir pada setiap komponen memiliki besar yang sama karena tidak ada jalur lain yang bisa dilewati. Selain itu, apabila salah satu komponen mengalami kerusakan atau terputus, maka seluruh rangkaian akan berhenti bekerja karena aliran listrik terhenti.
Ciri lainnya adalah total hambatan pada rangkaian seri merupakan hasil penjumlahan dari seluruh hambatan yang ada pada setiap komponen. Artinya, semakin banyak komponen yang digunakan, maka semakin besar pula hambatan totalnya.
Tegangan listrik pada rangkaian seri juga terbagi ke setiap komponen sesuai dengan nilai hambatannya, sehingga tidak sama besar di setiap titik. Rangkaian seri dikenal lebih sederhana dalam pemasangan karena hanya membutuhkan satu jalur kabel tanpa percabangan tambahan.
Oleh karena itu, rangkaian ini sering digunakan pada perangkat sederhana yang tidak memerlukan pembagian arus berbeda. Namun demikian, kelemahan rangkaian seri terletak pada ketergantungan antar komponennya yang sangat tinggi.
Jika satu bagian saja mengalami gangguan, maka seluruh sistem tidak dapat berfungsi. Dengan memahami ciri-ciri tersebut, pengguna dapat lebih mudah membedakan rangkaian seri dengan jenis rangkaian listrik lainnya serta mengetahui kapan penggunaannya lebih tepat. (Arif)
Baca juga: Ciri-Ciri Gemeinschaft yang Masih Bertahan di Masyarakat Indonesia