Konten dari Pengguna

Ciri Ciri Zaman Batu Madya dan Penjelasan Lengkapnya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri ciri Zaman Batu Madya. Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฆ
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri ciri Zaman Batu Madya. Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ฆ

Ciri ciri Zaman Batu Madya menjadi topik penting dalam memahami perkembangan kehidupan manusia purba. Zaman Batu Madya atau dikenal sebagai masa peralihan dari kehidupan nomaden menuju semi menetap ini sering disebut sebagai masa Mesolitikum.

Pada masa ini, manusia mulai mengalami perubahan cara hidup yang cukup signifikan, terutama dalam hal berburu, meramu, hingga mulai mengenal tempat tinggal sederhana. Peralatan yang digunakan juga mengalami perkembangan dibandingkan zaman sebelumnya.

Kehidupan manusia pada masa ini menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang semakin kompleks dan beragam.

Ciri Ciri Zaman Batu Madya: Berburu dan Meramu

Ilustrasi Ciri ciri Zaman Batu Madya. Foto: Unsplash/Kelly Sikkema

Mengutip dari laman lmsspada.kemdiktisaintek.go.id, ciri ciri Zaman Batu Madya dapat dilihat dari berbagai aspek kehidupan manusia purba. Pertama, manusia pada masa ini masih mengandalkan kegiatan berburu dan meramu, tetapi sudah mulai tinggal lebih lama di suatu tempat, terutama di daerah yang dekat dengan sumber makanan seperti pantai dan sungai.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kjokkenmoddinger, yaitu tumpukan sampah dapur berupa kulit kerang dan siput, yang menunjukkan pola hidup manusia yang mulai menetap sementara.

Kedua, adanya tempat tinggal berupa abris sous roche atau ceruk batu yang digunakan sebagai tempat berlindung dari cuaca dan hewan buas.

Ketiga, peralatan yang digunakan sudah lebih halus dibandingkan Zaman Batu Tua, seperti kapak genggam yang lebih kecil dan alat serpih (flakes) yang digunakan untuk memotong atau menguliti hewan.

Selain itu, manusia pada Zaman Batu Madya juga mulai mengenal seni dan kepercayaan sederhana. Hal ini terlihat dari lukisan-lukisan di dinding gua yang menggambarkan aktivitas berburu atau simbol-simbol tertentu yang diyakini memiliki makna spiritual.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa manusia tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga mulai memiliki pola pikir yang lebih kompleks. Dari segi sosial, kehidupan manusia sudah mulai berkelompok dalam jumlah kecil dan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Zaman Batu Madya juga menjadi masa penting dalam proses evolusi budaya manusia karena menjadi jembatan antara kehidupan yang sangat sederhana di masa Paleolitikum menuju kehidupan yang lebih maju di masa Neolitikum.

Dalam masa ini, manusia mulai beradaptasi dengan perubahan lingkungan setelah berakhirnya zaman es, sehingga memengaruhi pola hidup, alat, dan kebiasaan mereka. Dengan demikian, Zaman Batu Madya memiliki peran besar dalam membentuk dasar peradaban manusia selanjutnya.(Arif)

Baca juga: Ciri-Ciri Zaman Holosen beserta Periode Terjadinya