Konten dari Pengguna

‎Gelas Kimia Terbuat dari Apa? Ini Penjelasannya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gelas kimia terbuat dari, foto: unsplash/RephiLe water
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gelas kimia terbuat dari, foto: unsplash/RephiLe water

Gelas kimia merupakan salah satu peralatan paling penting dalam laboratorium. Banyak yang bertanya, gelas kimia terbuat dari bahan apa sehingga mampu menahan panas dan zat kimia.

Gelas kimia terbuat dari kaca borosilikat atau plastik khusus yang memiliki ketahanan terhadap perubahan suhu dan reaksi kimia. Material tersebut dipilih karena mendukung berbagai proses ilmiah seperti mencampur, memanaskan, hingga menyimpan larutan.

Dalam dunia sains, gelas kimia atau beaker memiliki bentuk silinder dengan cerat (pouring spout) di bagian atas untuk memudahkan menuang cairan. Pada permukaannya biasanya terdapat skala pengukuran sebagai panduan volume, meskipun tidak digunakan untuk pengukuran yang sangat presisi.

Gelas Kimia Terbuat dari Bahan Apa Saja?

Ilustrasi gelas kimia terbuat dari, foto: unsplash/Thorium

Pertanyaan mengenai gelas kimia terbuat dari apa dapat dijawab dengan melihat dua jenis material utama yang digunakan, yaitu kaca dan plastik.

Mengutip dari situs pobel.com, gelas kimia berbahan kaca umumnya dibuat dari kaca borosilikat. Jenis kaca ini terkenal karena ketahanannya terhadap suhu tinggi dan perubahan temperatur mendadak.

Oleh karena itu, gelas kimia kaca sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan pemanasan langsung di atas hot plate. Selain tahan panas, kaca borosilikat juga memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai asam dan basa, sehingga cocok untuk percobaan kimia lanjutan.

Sementara itu, gelas kimia berbahan plastik biasanya dibuat dari polipropilena atau polimer kuat lainnya. Material ini lebih ringan dan tidak mudah pecah, sehingga aman digunakan dalam lingkungan pendidikan atau praktikum dasar.

Namun, gelas kimia plastik tidak dirancang untuk suhu tinggi seperti versi kaca. Penggunaannya lebih cocok untuk pencampuran larutan suhu rendah atau penyimpanan sementara bahan kimia tertentu.

Selain material, gelas kimia juga tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari 10 ml hingga beberapa liter. Pemilihan ukuran biasanya disesuaikan dengan kebutuhan eksperimen agar tidak terlalu penuh saat digunakan.

Dalam praktik laboratorium, gelas kimia digunakan untuk menyiapkan larutan, memanaskan cairan, mengamati reaksi kimia, hingga menyimpan bahan sementara.

Transparansi kaca memudahkan pengamatan perubahan warna atau terbentuknya endapan selama reaksi berlangsung.

Gelas kimia terbuat dari kaca borosilikat atau plastik tahan kimia yang dirancang khusus untuk kebutuhan laboratorium. Pemilihan bahan yang tepat sangat penting agar proses eksperimen berjalan aman, efisien, dan sesuai dengan standar ilmiah. (Echi)

Baca juga: Point Guard adalah Pemimpin Strategi dalam Bola Basket Modern