Konten dari Pengguna

Kenapa Manusia Perlu Tidur? Ini Jawaban Lengkapnya

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa manusia perlu tidur  . Foto: Unsplash/iam_os
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa manusia perlu tidur . Foto: Unsplash/iam_os

Kenapa manusia perlu tidur terutama ketika aktivitas harian terasa padat dan waktu istirahat sering dikorbankan? Padahal, tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat, melainkan kebutuhan biologis yang sangat penting bagi tubuh.

Setiap manusia memiliki siklus tidur yang diatur oleh jam biologis alami, yang membantu tubuh mengetahui kapan harus beristirahat dan kapan harus aktif.

Tanpa tidur yang cukup dan berkualitas, berbagai fungsi tubuh akan terganggu, mulai dari konsentrasi hingga kesehatan fisik secara keseluruhan. Oleh karena itu, memahami pentingnya tidur menjadi langkah awal untuk menjaga keseimbangan hidup yang sehat.

Kenapa Manusia Perlu Tidur?

Ilustrasi Kenapa manusia perlu tidur . Foto: Unsplash/Slaapwijsheid.nl

Kenapa manusia perlu tidur menurut laman resmi www.nhlbi.nih.gov, tidur berperan penting dalam menjaga berbagai sistem tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Tidur memengaruhi kemampuan berpikir, konsentrasi, serta daya ingat seseorang. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, masalah pernapasan, hingga gangguan metabolisme.

Selain itu, selama tidur tubuh akan memproduksi hormon penting yang berfungsi untuk pertumbuhan, memperbaiki sel-sel yang rusak, serta memperkuat sistem imun agar mampu melawan infeksi.

Tidur juga berperan dalam menjaga keseimbangan emosi dan suasana hati. Orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah marah, stres, bahkan berisiko mengalami depresi.

Dari sisi kinerja, kurang tidur dapat menurunkan fokus, memperlambat reaksi, dan meningkatkan kemungkinan membuat kesalahan.

Hal ini tentu berdampak pada aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di tempat kerja. Selain itu, tidur juga membantu mengatur hormon yang mengontrol rasa lapar dan kenyang, sehingga berpengaruh terhadap berat badan dan kesehatan metabolisme tubuh.

Tidak hanya itu, saat tidur tubuh juga melakukan proses pemulihan secara menyeluruh, termasuk memperbaiki jaringan, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Jika seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, maka risiko terkena berbagai penyakit kronis akan meningkat. Oleh karena itu, tidur yang cukup dan berkualitas menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kesehatan jangka panjang. (Arif)

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Kalimat Utama dalam Paragraf? Ini Penjelasannya