Kimia Hijau adalah Apa? Ini Penjelasannya Secara Lengkap
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kimia hijau adalah? Istilah yang semakin sering dibahas dalam dunia pendidikan dan industri karena berkaitan erat dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Konsep ini hadir sebagai respons terhadap berbagai permasalahan pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas kimia konvensional. Banyak proses produksi menghasilkan limbah berbahaya yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan alam.
Oleh sebab itu, para ilmuwan mengembangkan pendekatan baru yang lebih aman dan berkelanjutan. Melalui penerapan prinsip ramah lingkungan, diharapkan kegiatan industri tetap berjalan tanpa merusak ekosistem.
Penjelasan Kimia Hijau adalah Apa?
Kimia hijau adalah? Cabang ilmu kimia yang menekankan perancangan produk dan proses kimia untuk mengurangi atau menghilangkan penggunaan serta pembentukan zat berbahaya bagi lingkungan dan manusia.
Mengutip dari laman fatek.umsu.ac.id, , kimia hijau bertujuan mencegah terjadinya pencemaran sejak awal proses, bukan sekadar menangani limbah yang sudah terbentuk. Pendekatan ini dilakukan dengan memilih bahan baku yang lebih aman, menggunakan energi secara efisien, serta meminimalkan limbah beracun.
Selain itu, kimia hijau juga mendorong penggunaan sumber daya terbarukan dan katalis yang ramah lingkungan agar reaksi kimia berlangsung lebih efektif.
Prinsip-prinsipnya meliputi pencegahan limbah, efisiensi atom, penggunaan pelarut yang aman, desain bahan kimia yang tidak beracun, hingga peningkatan efisiensi energi dalam proses produksi.
Penerapan konsep ini dapat ditemukan pada berbagai bidang, seperti pembuatan plastik biodegradable, penggunaan bahan alami sebagai pengganti zat sintetis berbahaya, serta pengembangan teknologi industri yang lebih bersih.
Dengan demikian, kimia hijau menjadi solusi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan karena mampu menyeimbangkan kebutuhan industri dengan perlindungan lingkungan.
Konsep ini juga menunjukkan bahwa ilmu kimia tidak selalu identik dengan polusi, tetapi justru dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga kelestarian bumi jika diterapkan secara bijak dan bertanggung jawab.
Penerapan konsep ini diharapkan mampu mengubah cara pandang terhadap industri kimia menjadi lebih peduli lingkungan. Dukungan pendidikan, penelitian, dan kebijakan sangat diperlukan agar prinsip ramah lingkungan dapat diterapkan secara luas demi keberlanjutan kehidupan di masa depan. (Fifah)
Baca juga: Ilmu Ekonomi Deskriptif adalah Apa? Ini Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya