Maha Melihat Artinya Apa dalam Kajian Asmaul Husna
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu Asmaul Husna yang perlu dipelajari adalah Al Bashir yang artinya Maha Melihat. Selain itu perlu juga mengkaji Maha Melihat artinya apa, agar bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip buku Syarah Aqidah Wasithiyah, Syaikh Muhammad Al-Utsaimin, (2019:171), Maha Melihat yakni yang mengetahui semua yang bisa dilihat. Melihat segala sesuatu, sekalipun sangat tersembunyi.
Maha Melihat Artinya Apa? Ini Penjelasannya
Asmaul Husna Al Bashir artinya yakni Allah Maha Melihat. Kata ini sering ada dalam Al Qur’an. Maha Melihat artinya apa ? Di bawah ini penjelasan lengkapnya:
1. Allah Mengetahui Semua Amal Manusia
Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Melihat, yang artinya Maha Mengetahui semua amal perbuatan hamba-Nya.
Hal ini sesuai dalam Al Quran Surat Al- Hujurat ayat 18 yang artinya "Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
Dijelaskan juga dalam Quran Surat Asy-Syura ayat 11 yang artinya : "Tiada sesuatu pun yang serupa dengan Dia (Allah), dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Segala yang manusia kerjakan sebagian terlihat dan sebagian tidak terlihat oleh manusia yang lainnya.
Namun, penglihatan Allah melampaui semuanya. Dia mengetahui apa yang tidak terlihat oleh pandangan manusia yang lainnya. Melihat apa yang manusia sembunyikan dan rahasiakan.
2. Allah Memperhatikan Seluruh Makhluk-Nya
Allah Yang Maha Melihat senantiasa melihat dan memperhatikan seluruh makhluk-Nya, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari penglihatan Allah.
Setiap gerak gerik makhluk yang ada di muka bumi bahkan di langit semuanya tidak luput dari penglihatan Allah.
Penglihatan Allah berbeda dengan penglihatan manusia karena Allah berkuasa melihat apa pun yang tampak dan tersembunyi.
Allah Maha Melihat artinya Dia melihat setiap tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan oleh makhluk-Nya. Penglihatan manusia terbatas sedangkan penglihatan Allah berbeda dengan manusia.
3. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Seorang yang beragama Islam harus jujur dalam ucapan dan perbuatannya. Dikarenakan segala sesuatu yang manusia ucapkan dan segala hal yang dilakukannya, pasti disaksikan oleh Allah.
Segala amal kebaikan manusia disaksikan oleh Allah, begitu juga dengan amal buruk. Maka sudah sepatutnya sebagai seorang manusia untuk selalu merasa diawasi oleh Allah dan takut pada azab-Nya. (NOV)
Baca juga: Arti Asmaul Husna Al Hafidz yang Perlu Diketahui Umat Islam