Konten dari Pengguna

Makna Film Ngeri Ngeri Sedap yang Bikin Penonton Penasaran

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makna film Ngeri-Ngeri Sedap. Foto: Unsplash/Jakob Owens
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makna film Ngeri-Ngeri Sedap. Foto: Unsplash/Jakob Owens

Makna film Ngeri-Ngeri Sedap menjadi salah satu alasan mengapa film ini begitu menarik perhatian banyak penonton. Film karya Bene Dion Rajagukguk ini tidak hanya menghadirkan cerita keluarga yang hangat dan penuh humor, tetapi juga menyimpan pesan mendalam tentang hubungan orang tua dan anak.

Latar budaya Batak yang kental membuat cerita terasa unik sekaligus dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia. Penonton dibuat penasaran karena di balik adegan-adegan yang menghibur, tersimpan konflik emosional yang menyentuh hati.

Film ini menunjukkan bahwa keluarga bukan hanya tentang kebersamaan, tetapi juga tentang perbedaan pandangan, harapan, dan cara menyampaikan kasih sayang yang terkadang sulit diungkapkan secara langsung.

Makna Film Ngeri Ngeri Sedap, Konflik Orang Tua dan Anak

Ilustrasi Makna film Ngeri-Ngeri Sedap. Foto: Unsplash/Oleg Brovchenko

Makna film Ngeri-Ngeri Sedap semakin menarik jika dilihat dari hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal.amikom.ac.id. Mengutip dari laman tersebut, film ini merepresentasikan konflik antara orang tua dan anak melalui pendekatan semiotika Roland Barthes yang mencakup denotasi, konotasi, dan mitos.

Secara denotatif, konflik dalam film ini menggambarkan sosok ayah Batak yang menganut sistem patriarki dengan karakter tegas dan cenderung otoriter, sehingga memunculkan pertentangan dengan anak-anaknya.

Secara konotatif, konflik tersebut menunjukkan adanya perbedaan cara pandang antara orang tua dan anak, baik dalam hal pendidikan, pekerjaan, hingga pilihan hidup. Anak-anak ingin menentukan masa depan mereka sendiri, sementara orang tua memiliki ekspektasi yang kuat berdasarkan adat dan nilai keluarga.

Pada tingkat mitos, penelitian tersebut menjelaskan bahwa film ini memperlihatkan kuatnya prinsip adat Batak dalam keluarga, seperti larangan menikah beda suku, pentingnya pendidikan tinggi, dan posisi anak laki-laki dalam garis keluarga.

Hal inilah yang membuat cerita terasa sangat hidup dan relevan bagi penonton. Selain itu, film ini juga menyampaikan pesan moral bahwa komunikasi menjadi fondasi utama dalam keluarga. Kesalahpahaman sering muncul bukan karena kurangnya kasih sayang, tetapi karena perasaan yang tidak tersampaikan dengan baik.

Penonton pun diajak untuk melihat bahwa setiap konflik keluarga sebenarnya berakar pada cinta dan harapan yang besar dari orang tua kepada anak-anaknya. Pesan inilah yang membuat film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pelajaran berharga tentang pentingnya saling memahami dalam keluarga.

Itulah makna film Ngeri-Ngeri Sedap yang membuat penonton penasaran. Film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga cerminan kehidupan keluarga yang penuh cinta, konflik, dan nilai budaya yang sangat kuat serta menyentuh hati penonton.(Arif)

Baca juga: ‎Makna Film Sore: Istri dari Masa Depan yang Jadi Pelajaran Hidup