Setelah Sholat Tarawih Sholat Apa? Temukan Jawabannya di Sini
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah sholat Tarawih sholat apa? Pertanyaan ini kerap muncul di benak banyak umat Muslim, terutama bagi mereka yang ingin memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan.
Sholat Tarawih sendiri merupakan sholat sunnah yang dilakukan setiap malam setelah sholat Isya, baik secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Ibadah ini memiliki keutamaan yang besar karena selain menambah pahala, Tarawih juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat spiritualitas selama bulan suci.
Setelah Sholat Tarawih Sholat Apa?
Setelah sholat Tarawih sholat apa? Dikutip dari laman pendidikan-sains.fmipa.unesa.ac.id, mengungkapkan bahwasetelah sholat Tarawih adalah sholat Witir.
Sholat Witir menjadi penutup rangkaian ibadah malam yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dilakukan dengan jumlah rakaat ganjil, umumnya tiga rakaat, namun satu atau lima rakaat juga diperbolehkan.
Sholat Witir menandai penyempurnaan ibadah malam dan termasuk sunnah muakkadah, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Tarawih sendiri adalah sholat sunnah yang dilaksanakan setelah Isya selama bulan Ramadan. Sholat ini bisa dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Jumlah rakaat Tarawih bervariasi, biasanya delapan atau dua puluh rakaat, dan selalu diakhiri dengan sholat Witir.
Yang terpenting bukan sekadar jumlah rakaat, tetapi kekhusyukan dan keikhlasan dalam melaksanakan ibadah, sehingga malam Ramadan menjadi waktu yang penuh berkah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Tata cara pelaksanaan Tarawih dan Witir mengikuti prinsip sholat sunnah dua rakaat: dimulai dengan takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surah pendek, rukuk, sujud, tasyahhud, dan salam.
Setelah dua rakaat, bisa beristirahat sebentar sebelum melanjutkan rakaat berikutnya. Untuk sholat Witir, rakaat terakhir dianjurkan membaca doa qunut sebagai permohonan ampunan, keberkahan, dan perlindungan dari Allah SWT.
Makna spiritual dari Tarawih dan Witir lebih dari sekadar rangkaian gerakan ibadah. Sholat malam ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kedekatan dengan Allah, meningkatkan kekhusyukan, dan merasakan kebersamaan saat berjamaah di masjid.
Fokus utama bukan jumlah rakaat, melainkan kesungguhan hati dalam menjalankan ibadah, dzikir, dan doa setelah sholat.
Dengan begitu, setiap malam Ramadan terasa lebih bermakna, menghadirkan ketenangan batin, dan memberikan kesempatan untuk refleksi serta memperbaiki diri.(DANI)
Baca juga: Rangkuman Materi Nuzulul Quran untuk Bulan Ramadan