Konten dari Pengguna

Tari Piring dari Daerah Mana ? Cari Tahu di Sini

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tari Piring dari Daerah Mana Foto: Loid Forger / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tari Piring dari Daerah Mana Foto: Loid Forger / Unsplash

Tari piring sering ditampilkan dalam berbagai acara budaya dan upacara adat di Indonesia. Banyak orang masih bertanya tari piring dari daerah mana serta bagaimana sejarah kemunculannya.

Berdasarkan buku Filsafat Nusantara, Heru Syahputra dkk, (2025: 198), tari piring melibatkan piring sebagai properti dimana para penari mengayunkannya dengan terampil serta lincah.

Jawaban Tari Piring dari Daerah Mana

Ilustrasi Tari Piring dari Daerah Mana. Foto: Mariana Beltrán / Unsplash

Keunikan gerakan dan properti piring membuat tarian ini mudah dikenali. Untuk menjawab pertanyaan tari piring dari daerah mana, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Asal Daerah Tari Piring

Tari Piring berasal dari daerah Sumatera Barat dan berkembang dalam budaya masyarakat Minangkabau. Dalam konteks sejarah, Tari Piring awalnya berkaitan dengan kegiatan ritual masyarakat agraris.

Tarian ini digunakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.

2. Latar Belakang Sejarah

Pada masa lampau, tari piring ditampilkan dalam upacara persembahan kepada dewa-dewi. Piring berisi hasil bumi dibawa sambil menari sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih.

Seiring masuknya pengaruh Islam, fungsi ritual kemudian berkembang menjadi seni pertunjukan yang bersifat hiburan dan penyambutan tamu.

3. Ciri Khas Gerakan Tari

Gerakan tari ini didominasi langkah cepat, dinamis, dan penuh keseimbangan. Penari membawa dua piring di kedua telapak tangan tanpa menggunakan perekat apa pun.

Keahlian menjaga piring agar tidak terjatuh menjadi daya tarik utama. Pada bagian tertentu, piring bahkan dipijakkan di lantai tanpa melukai penari.

4. Properti dan Busana Penari

Properti utama Tari Piring tentu saja piring yang terbuat dari porselen atau keramik. Bunyi dentingan piring menambah irama dan kekuatan ekspresi tarian.

Busana penari biasanya berupa pakaian adat Minangkabau dengan warna cerah. Aksesori kepala dan kain songket memperkuat identitas budaya daerah asalnya.

5. Fungsi Tari Piring di Masa Kini

Saat ini, Tari Piring sering ditampilkan dalam acara pernikahan adat, festival budaya, dan pertunjukan seni. Tarian ini juga menjadi materi pembelajaran seni budaya di sekolah.

Melalui pertunjukan tersebut, generasi muda dapat mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah.

Dengan mengetahui tari piring dari daerah mana, masyarakat dapat mengenal asal-usulnya serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga, dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia kepada. (NOV)

Baca juga: Tari Kreasi Daerah adalah Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya