Urutan Tangga Nada Pentatonis dan Jenisnya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan tangga nada pentatonis memiliki lima jenis tangga nada berbeda. Nada pentatonis memiliki dua jenis yaitu nada pelog dan slendro. Nada tanga pelog dan slendro banyak dikenal sebagai alat musik tradisional.
Alat musik tradisional yang digunakan untuk nada pentatonis tersebut yaitu berada di berbagai wilayah nusantara seperti Jawa, Sunda, Madura, dan Bali. Tak heran apabila nada-nada pentatonis banyak digunakan dalam musik tradisional.
Urutan Tangga Nada Pentatonis dalam Musik Tradisional
Dikutip dari buku Modul Mata Kuliah Teori Dasar Musik oleh Berlian Denada (2019), urutan tangga nada pentatonis terdiri dari lima tangga nada pokok. Tangga nada pentatonis umumnya dipakai di berbagai musik tradisional, seperti karawitan Jawa dan Sunda.
Tangga pentatonis sudah ada sejak pertama kali musik berkembang di Indonesia, sehingga tangga pentatonis biasa digunakan sebagai pengenalan musik tradisional. Arti dari pentatonis sendiri yaitu diambil dari kata “penta”.
Kata “penta” diartikan lima dan tone yang berarti nada musik. Untuk ragam nada pentatonis yaitu berdasarkan jarak dan pilihan yang didengar. Namun, tangga pentatonis sendiri dapat digunakan sebagai nada musik modern.
Tangga musik pentatonis juga dibagi menjadi dua jenis yaitu pelog dan slendro. Untuk jenis tangga pentatonis pelog yaitu do, mi, fa, sol, dan si. Namun, karakteristiknya yaitu musik yang terhormat.
Dari hal tersebut tangga pentatonis pelog memiliki lima interval 2,½,1,2, dan ½, sehingga pentatonis pelog menghadirkan lagu yang khidmat dan menenangkan.
Contoh lagu pentatonis slendro yaitu Gundul-gundul Pacul dari Jawa Tengah dan Pitik Tukung dari Jawa Tengah. Untuk contoh lagu lainnya yaitu Karatangan Pahlawan dari Jawa Barat.
Untuk jenis tangga pentatonis slendro memiliki lima tangga yaitu do, re, mi, sol, dan la. Karakteristik musiknya yaitu yang menyenangkan dan membawa aura kegembiraan atau positif. Untuk intervalnya yaitu 1,1,1 ½, 1, dan 1 ½.
Contoh lagu pentatonis slendro yaitu Cing Cangkeling yang berasal dari Jawa Barat dan lagu Cublak-cublak Suweng yang berasal dari Jawa Tengah.
Demikian merupakan urutan tangga lagu pentatonis yang dikenal memiliki lima urutan tangga dalam musik. (Sis)
Baca juga: Laras Slendro Memiliki Nada Pentatonis yang Unik, Ini Penjelasannya