Manfaatkan Lahan Brandgang, Rutan Magetan Panen 330 Kg Hortikultura

salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Kelas IIB Magetan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

MAGETAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan melaksanakan panen tanaman hortikultura hasil budidaya Warga Binaan di area brandgang Rutan, Rabu (7/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Pada panen kali ini, Rutan Magetan memperoleh hasil berupa 64 kilogram terong, 24 kilogram kangkung, dan 242 kilogram sawi. Secara keseluruhan, hasil panen mencapai 330 kilogram dan selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan.
Kegiatan tersebut melibatkan empat orang Warga Binaan dengan pendampingan petugas Rutan serta peserta program magang. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan terlibat secara langsung dalam proses budidaya, mulai dari perawatan hingga menghasilkan tanaman yang dapat dimanfaatkan.
Kepala Rutan Magetan, Hadi Wijaya, menyampaikan bahwa pemanfaatan area brandgang sebagai lahan produktif merupakan bagian dari upaya Rutan dalam mengembangkan ketahanan pangan sekaligus memberikan ruang pembelajaran bagi Warga Binaan.
“Program ini tidak hanya mendukung kebutuhan pangan Rutan, tetapi juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Hadi.
Kegiatan budidaya hortikultura tersebut juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).
Salah satu Warga Binaan berinisial S mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan budidaya tanaman. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam merawat tanaman sekaligus menjadi kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.
“Senang bisa ikut merawat tanaman sampai hasilnya bisa dimanfaatkan. Di sini kami juga belajar cara menanam dan merawat tanaman. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal setelah bebas nanti,” tutur S.
Rutan Magetan berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia. Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi ke masyarakat. (Humas Rutan Magetan)
