Polisi Siapkan Reward ke Jukir Perempuan di Brebes Gagalkan Perampokan Rp 3,6 M
ยทwaktu baca 3 menit

Aksi heroik juri parkir (jukir) perempuan di Brebes, Jawa Tengah, Kusmiyanti (65) yang menggagalkan aksi pencurian dengan modus pecah kaca mendapat respons positif dari kepolisian.
Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengatakan, pihaknya akan memberikan penghargaan bagi atas keberanian Kusmiyanti menggagalkan percobaan pencurian itu.
"Rencana nanti akan diberikan reward (penghargaan). Ini sedang dibahas," ujar Indra kepada kumparan, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan, saat ini Satreskrim Polres Brebes bersama Polsek Brebes masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
"Kami optimistis identitas pelaku dapat segera diungkap melalui keterangan saksi, hasil olah TKP, serta rekaman CCTV yang telah diamankan dari sekitar lokasi kejadian," ucapnya.
Berkaca dari peristiwa ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan transaksi perbankan, khususnya dalam jumlah besar.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan. Apabila membawa uang dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengawalan kepolisian yang tersedia secara gratis untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal," katanya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan aksi pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan," kata Indra.
Uang Rp 3,6 Miliar Gagal Digondol Maling
Sebelumnya, Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Brebes Ipda Arenas Bayu Setyadi mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, bernama Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.
Uang tersebut kemudian diletakkan di jok tengah mobil Pajero yang dibawanya.
Korban awalnya berniat langsung pulang ke rumah. Namun, karena merasa sedang diawasi dan dibuntuti, ia mengurungkan niat tersebut.
"Jadi korban ini merasa ada orang yang membuntuti mobilnya. Lalu mampir ke Bank BTN, masuk ke dalam, mobilnya diparkir di luar. Uangnya ditinggal di dalam mobil," kata Arenas.
Tak lama kemudian, terdengar suara orang berteriak di depan bank tersebut yang ternyata suara Kusmiyanti. Teriakan Kusmiyanti membuat perampok itu kabur.
Korban langsung keluar dan mengecek kendaraannya yang ternyata kacanya sudah pecah.
"Jadi kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah pecah. Saat itu uang yang dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek uang masih utuh," ungkap Arenas.
Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polres Brebes.
