Walkot Depok Mulai Proyek Jalan Engram-Pemuda Rp 330 M, Atasi 80% Macet Sawangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri groundbreaking rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, Depok, Rabu 17/6/2026. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri groundbreaking rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, Depok, Rabu 17/6/2026. Foto: kumparan

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi memulai proyek pelebaran Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, pada Rabu (17/6).

Proyek pelebaran jalan ini digadang-gadang menjadi solusi utama kemacetan di kawasan Sawangan dan ditargetkan mampu mengurai hingga 80 persen kepadatan lalu lintas.

Groundbreaking awal rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda ditandai dengan Pengukuran Lapangan Bersama yang melibatkan BPN Kota Depok, Disrumkim, konsultan pengawas, penyedia jasa konstruksi, serta unsur teknis lainnya.

Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan proyek tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjawab persoalan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Ini sebagai komitmen kita semua, masyarakat Kota Depok, pemerintah, dewan, dan Forkopimda untuk menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat, khususnya masalah Sawangan Kubro,” kata Supian, Rabu (17/6).

“Hari ini kita coba selesaikan, kita mulai proses pelebaran jalan dan pembangunan Jalan Engram dan Jalan Pemuda sebagai upaya solusi mengurai kemacetan di wilayah Sawangan,” tambahnya.

Pemkot Depok resmi memulai rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, Depok, Rabu 17/6/2026. Foto: kumparan

Panjang Jalan Engram dan Jalan Pemuda yang akan direkonstruksi mencapai 872 meter. Jalan Engram akan memiliki right of way (ROW) selebar 11,5 meter, sementara Jalan Pemuda selebar 10,5 meter.

“Kalau di Jalan Pemuda ini nanti ada pedestrian di kiri kanan jalan. Kalau di Jalan Engram cukup di sebelah jalan aja untuk pedestrian-nya,” jelas Supian.

Ia optimistis proyek tersebut mampu mengurangi kemacetan secara signifikan.

“Kalau persentase kemacetan itu ya kalau saya hitung-hitung sih mungkin 75% sampai 80% ya. Insyaallah udah bisa terurai,” ujarnya.

Supian juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan setelah proyek berjalan.

“Yang penting masyarakat bisa mengikuti ketentuan yang nanti satu arah ya, jangan nglawan arah,” katanya.

Ia mencontohkan kendaraan dari arah Bedahan nantinya tidak bisa langsung berbelok seperti saat ini. “Harus berputar dulu. Nanti muternya di bawah lewat Jalan Engram semuanya,” tuturnya.

Pemkot Depok resmi memulai rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, Depok, Rabu 17/6/2026. Foto: kumparan

Siapkan Anggaran Rp 330 Miliar

Pemkot Depok menyiapkan anggaran hingga Rp 330 miliar. Nilai tersebut mencakup kebutuhan pembebasan lahan dan pembangunan fisik jalan pada tahap lanjutan.

Supian menjelaskan, untuk proyek yang saat ini berjalan, Pemkot sebelumnya telah menganggarkan hampir Rp 40 miliar untuk pembebasan lahan dan sekitar Rp 30 miliar untuk pekerjaan konstruksi.

“Kalau anggaran pembebasan lahannya kemarin kan hampir sekitar Rp 40 miliar. Kalau pembangunan proyek ini tadi disampaikan oleh pemenangnya kurang lebih Rp 30 miliar,” kata Supian.

Namun, proyek tersebut masih akan dilanjutkan hingga kawasan Pertigaan Parung Bingung yang menjadi salah satu titik kemacetan utama di Sawangan.

“Tapi kita masih melanjutkan buat ke pertigaan Parung Bingung untuk pembebasannya kurang lebih sampai Rp 110 miliar,” ujarnya.

Pemkot Depok resmi memulai rekonstruksi Jalan Engram dan Jalan Pemuda, Kecamatan Sawangan, Depok, Rabu 17/6/2026. Foto: kumparan

Menurut Supian, kebutuhan anggaran akan semakin besar apabila pelebaran jalan diteruskan hingga terkoneksi dengan jalan raya menuju akses tol.

“Jadi kalau dihitung sampai mungkin pertigaan atau jalan raya jalan tol, itu kita harus nambah pembebasan lahannya sekitar Rp 270 miliar. Informasi yang saya dapat fisiknya sekitar Rp 50 miliar lagi. Jadi hampir Rp 330 miliar di luar yang Rp 110 miliar di pertigaan Parung Bingung,” jelasnya.

Untuk pembebasan lahan di kawasan Pertigaan Parung Bingung, prosesnya disebut hampir rampung.

“Tadi ada 4 bidang yang harus dikonsinyasi, tapi insyaallah tadi udah dapat dukungan Pak Ketua PN,” katanya.

Dana ganti rugi bagi pemilik lahan yang belum mencapai kesepakatan juga telah dititipkan melalui mekanisme konsinyasi di Pengadilan Negeri.

“Sehingga nanti masyarakat yang tidak atau belum bersepakat bisa mengambil uangnya di Pengadilan Negeri,” ucapnya.

Pemkot Depok juga berencana menambah anggaran pembebasan lahan melalui Perubahan APBD 2026.

“Kita udah punya Rp 60 miliar di murni ini, penambahan anggaran di perubahan anggaran sekitar Rp 50 miliar jadi Rp 110 miliar untuk pembebasan lahannya,” kata Supian.

Dengan tambahan anggaran tersebut, Pemkot menargetkan pelebaran jalan di sisi kanan kawasan Pertigaan Parung Bingung dapat mulai dikerjakan pada tahun ini.

“Mudah-mudahan kita masih bisa ngejar untuk pelebaran minimal di sebelah kanan pertigaan Parung Bingung di perubahan anggaran tahun 2026 ini,” tutupnya.