Konten dari Pengguna

Uji Bagasi pada Navigasi Web

Salman

Salman

Product designer at kumparan

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Salman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Foto: pexels.com/@andrew
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Foto: pexels.com/@andrew

Setiap situs web pasti memiliki navigasi, namun navigasi web kini semakin bervariasi karena ukuran layar dan behaviour pengguna yang berbeda-beda. Sebagai product designer saya kerap melakukan uji bagasi untuk menilai sebuah navigasi baik atau tidak.

Uji bagasi dipopulerkan oleh Steve Krug dalam bukunya Don’t Make me Think. Steve adalah seorang pakar dan konsultan usability pada desain web. Dia telah menjelaskan cara dan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk melakukan uji bagasi.

Ilustrasi. Foto: pexels.com/@faruktokluoglu

Cara melakukan uji bagasi yaitu tutup mata kamu lalu kamu dimasukan ke dalam bagasi mobil kemudian dibawa beberapa saat dan dibuang ke pelosok hutan belantara. Setelah itu buka penutup mata kamu kemudian lihatlah area sekitar.

Hah kok gitu sih? hey hey tentu saja masuk ke dalam mobil bagasi itu hanya sebuah analogi dari Steve Krug ya! Kamu tidak harus benar-benar melakukannya hehehe. Steve melakukan analogi tersebut karena menurut dia tidak semua pengguna web mengunjungi situs melalui halaman beranda.

Ilustrasi. Foto: pexels.com/@kamaji-ogino

Pengguna sering kali terdampar di tengah-tengah sebuah situs tanpa ada bayangan sama sekali. Pengunjung situs web banyak berasal dari mesin pencari, media sosial atau tautan dari situs lain dan terkadang kita belum pernah melihat skema navigasi situs ini sebelumnya.

Berdasarkan analogi itu inilah cara melakukan uji bagasi, kamu tinggal buka Google lalu input keyword tertentu kemudian kunjungi sebuah situs web secara random. Jika navigasinya di desain dengan baik, kamu harus bisa menjawab pertanyaan berikut tanpa ragu:

  1. Situs apa ini? (ID situs)

  2. Saya berada di halaman mana? (Nama halaman)

  3. Apa saja bagian-bagian utama dari situ ini? (Menu)

  4. Apa saja pilihan saya di tingkat ini? (Navigasi lokal)

  5. Di mana posisi saya dalam skema besar (Remah roti atau Breadcrumbs)

  6. Bagaimana saya bisa mencari? (Pencarian)

Melihat perkembangan desain web sekarang, menurut saya navigasi lokal tidak harus menjadi penilaian wajib. Selamat mencoba!.