Kumparan Logo

Kegiatan Bertetangga, Ruang Berkumpul Lewat Hobi yang Sama di Kelapa Gading

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kegiatan Bertetangga, komunitas berkumpul untuk melakukan hobi yang sama di Kelapa Gading dan sekitarnya, Kamis (27/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Bertetangga, komunitas berkumpul untuk melakukan hobi yang sama di Kelapa Gading dan sekitarnya, Kamis (27/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Di tengah rutinitas yang sering kali hanya berputar antara kerja dan pulang, mencari ruang untuk melakukan hobi sekaligus bertemu dengan orang-orang baru terkadang tidak semudah kedengarannya.

Berangkat dari keresahan itu, Fani dan Flo, warga Kelapa Gading, menginisiasi Kegiatan Bertetangga, sebuah komunitas yang mengajak orang-orang untuk berkumpul dan melakukan berbagai hobi bersama di Kelapa Gading dan sekitarnya.

Komunitas ini berawal dari keinginan keduanya untuk memiliki lebih banyak kegiatan seperti journaling dan membaca buku bersama di sekitar Jakarta Utara, khususnya Kelapa Gading.

“Awalnya karena kebanyakan aktivitas seperti journaling atau baca buku bareng itu adanya di luar Jakarta Utara. Jadi kami inisiatif, kenapa enggak bikin sendiri aja,” kata Flo kepada kumparan.

Menariknya, nama Kegiatan Bertetangga bukan sekadar nama. Fani dan Flo memang benar-benar bertetangga. Rumah keduanya bahkan bersebelahan. Dari kebiasaan jalan pagi bersama sambil mengobrol, muncul ide untuk membuat sebuah komunitas yang bisa mempertemukan orang-orang lewat hobi.

Meski berangkat dari Kelapa Gading, Kegiatan Bertetangga tidak hanya diperuntukkan bagi warga di kawasan tersebut. Siapa saja yang ingin datang dan mengikuti kegiatan mereka tetap bisa bergabung.

“Terbuka buat siapa saja yang mau main-main ke Kelapa Gading,” ujar Flo.

Awalnya, Kegiatan Bertetangga hanya diikuti segelintir orang. Kegiatan pertama mereka bahkan hanya dihadiri beberapa peserta.

Namun, seiring waktu, komunitas ini mulai berkembang. Banyak orang yang bergabung dan menyadari bahwa mereka memang membutuhkan ruang seperti ini untuk bertemu dan melakukan kegiatan bersama.

Beragam aktivitas pun sudah mereka lakukan, mulai dari journaling, membaca buku bersama, doodling, crafting, hingga trivia night. Mereka juga terus mencoba kegiatan baru sesuai dengan minat para peserta.

Beberapa waktu lalu, kumparan berkesempatan untuk mengikuti salah satu kegiatan yang diadakan Kegiatan Bertetangga, yaitu journaling bersama.

Di sebuah kafe di kawasan Kelapa Gading, para peserta datang dan berkumpul untuk meluangkan waktu sejenak dari rutinitas masing-masing. Bukan hanya sekadar menulis di jurnal, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru.

Journaling sendiri menjadi salah satu kegiatan yang cukup rutin diadakan karena banyak peserta yang memiliki ketertarikan terhadap aktivitas tersebut. Kegiatan yang dibuat Kegiatan Bertetangga pun sering kali menyesuaikan dengan hobi dan minat para peserta yang datang.

Peserta Kegiatan Bertetangga juga datang dari berbagai latar belakang. Ada pelajar, pekerja kantoran, hingga ibu rumah tangga. Bahkan, pekerjaan para peserta belum tentu berkaitan dengan aktivitas kreatif yang mereka lakukan di komunitas tersebut.

“Banyak yang ternyata craving human connection juga di luar dari profesional pekerjaannya. Jadi, mereka ingin punya kegiatan lain di luar pekerjaan, bertemu orang baru, dan melakukan sesuatu yang memang mereka sukai,” ujar Flo.

Lewat kegiatan sederhana seperti journaling, membaca buku, menggambar, hingga bermain bersama, Kegiatan Bertetangga berusaha menjadi ruang bagi orang-orang untuk bertemu.

Dengan duduk di satu meja, melakukan hobi yang sama, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang sebelumnya belum saling mengenal, Kegiatan Bertetangga menunjukkan bahwa membangun koneksi baru terkadang bisa dimulai dari hal-hal sederhana.