Konten dari Pengguna

KKN 110 Edukasi Cyberbullying dan Simulasi Sidang di SMPIT Al-Hikmah Cipayung

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sandy Saputra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KKN 110 JIVANARTHA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan edukasi literasi digital mengenai bahaya cyberbullying kepada siswa SMP IT Al-Hikmah, Cipayung, Tangerang Selatan. Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
KKN 110 JIVANARTHA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan edukasi literasi digital mengenai bahaya cyberbullying kepada siswa SMP IT Al-Hikmah, Cipayung, Tangerang Selatan. Dok. Istimewa

Tangerang Selatan — Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan bagi pelajar dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi. Namun, di sisi lain, penggunaan media digital yang tidak bijak juga dapat menimbulkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah cyberbullying.

Melihat pentingnya pemahaman tersebut, KKN 110 JIVANARTHA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kegiatan edukasi literasi digital mengenai bahaya cyberbullying kepada siswa SMP IT Al-Hikmah, Cipayung, Tangerang Selatan, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga 14.30 WIB tersebut diikuti oleh 23 siswa kelas VII hingga IX. Edukasi diberikan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bentuk-bentuk cyberbullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga diajak memahami bagaimana tindakan yang dilakukan di ruang digital dapat memberikan dampak bagi orang lain. Peserta diberikan contoh situasi yang berkaitan dengan cyberbullying sehingga mereka dapat lebih mudah memahami permasalahan yang sering terjadi di lingkungan digital.

Selain membahas dampak sosial dan psikologis, KKN 110 JIVANARTHA juga mengenalkan kepada siswa mengenai konsekuensi dan sanksi hukum yang dapat timbul dari tindakan perundungan di dunia digital. Edukasi ini diharapkan dapat membuat siswa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama ketika membuat komentar, menyebarkan informasi, maupun berinteraksi dengan orang lain di internet.

Belajar Melalui Simulasi Sidang

Para siswa SMP IT Al-Hikmah mengikuti simulasi sidang sebagai bagian dari edukasi mengenai cyberbullying dan konsekuensi hukum di dunia digital. Dok. Istimewa

Sebagai bagian dari kegiatan, siswa juga mengikuti simulasi sidang. Simulasi ini menjadi salah satu metode yang digunakan untuk memberikan gambaran secara lebih nyata mengenai bagaimana suatu permasalahan dapat diproses ketika telah masuk ke ranah hukum.

Para siswa berperan dalam berbagai posisi dalam persidangan, seperti hakim, jaksa, dan pihak-pihak yang terlibat dalam perkara. Dengan metode tersebut, siswa dapat belajar sekaligus berpartisipasi secara langsung dalam memahami proses persidangan.

Kegiatan simulasi berlangsung dengan antusias. Para siswa mengikuti peran masing-masing dan mencoba memahami alur persidangan berdasarkan kasus yang telah disiapkan.

Melalui kegiatan ini, KKN 110 JIVANARTHA berharap siswa tidak hanya mengetahui bahwa cyberbullying merupakan tindakan yang dapat merugikan orang lain, tetapi juga memahami bahwa aktivitas di dunia digital memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.

Literasi digital menjadi penting bagi generasi muda agar kemampuan menggunakan teknologi dapat berjalan beriringan dengan etika, tanggung jawab, dan kesadaran hukum. Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan mampu menjadi pengguna media digital yang lebih bijak serta turut menciptakan ruang digital yang aman dan positif.

KKN 110 JIVANARTHA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.