Konten dari Pengguna

2 Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando dan Contohnya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando. Pexels/Photo By: Kaboompics.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando. Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Ciri-ciri sistem ekonomi komando dapat dilihat dari pengaturan dan kontrol penuh oleh pemerintah terhadap seluruh aktivitas ekonomi. Dalam sistem ini, negara mengambil peran utama dalam menentukan semua aspek produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa.

Mengutip buku Ekonomi Mikro, Siti Aminah, 2021:36, pemerintah menetapkan rencana ekonomi yang detail untuk mengatur bagaimana sumber daya digunakan dan barang apa yang diproduksi, dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan sosial yang merata.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando

Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando. Pexels/cottonbro studio

Berikut ini merupakan dua ciri-ciri sistem ekonomi komando.

Pengendalian Pemerintah Secara Menyeluruh

Salah satu ciri-ciri sistem ekonomi komando adalah pengendalian penuh oleh pemerintah terhadap sektor ekonomi. Dalam sistem ini, negara mengelola seluruh aspek produksi, distribusi, dan konsumsi.

Dikutip dari buku Ekonomi Makro: Teori dan Aplikasi, Dr. Hasanuddin Nasution (2019:54), tujuan utama dari pengendalian ini adalah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara merata tanpa adanya kesenjangan ekonomi yang terlalu besar.

Hal ini mencakup pengendalian terhadap sumber daya alam, perusahaan, dan tenaga kerja untuk memastikan bahwa semua kegiatan ekonomi mengikuti perencanaan yang telah ditetapkan.

Negara seperti Korea Utara adalah contoh yang jelas dalam penerapan sistem ini, di mana pemerintah menetapkan kebijakan ekonomi yang ketat agar sesuai dengan rencana nasional.

Penetapan Harga dan Produksi oleh Negara

Ciri-ciri sistem ekonomi komando berikutnya adalah penetapan harga dan produksi yang ditentukan sepenuhnya oleh negara.

Dalam sistem ini, pemerintah tidak hanya mengontrol sektor-sektor ekonomi, tetapi juga menentukan berapa banyak barang yang akan diproduksi dan pada harga berapa barang tersebut akan dijual.

Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang sesuai kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan buku Sistem Ekonomi dan Kebijakan Publik, Agus Priyanto, 2020:78, pengaturan ini dimaksudkan untuk mencegah inflasi dan menjaga stabilitas harga di pasar.

Negara-negara seperti Kuba mengimplementasikan sistem ini dengan mengatur distribusi kebutuhan pokok, seperti pangan dan energi, demi menjaga harga tetap stabil di tengah masyarakat.

Penerapan Sistem Ekonomi Komando dalam Berbagai Negara

Ciri-ciri sistem ekonomi komando seperti pengendalian pemerintah secara penuh dan penetapan harga oleh negara menjadikan sistem ini berbeda dari sistem ekonomi lainnya.

Negara yang menerapkan sistem ini biasanya bertujuan untuk menciptakan stabilitas dan pemerataan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Meskipun begitu, sistem ini memiliki tantangan dalam hal fleksibilitas dan inovasi, yang kerap dibatasi oleh kontrol ketat dari pemerintah. (mona)

Baca Juga: 3 Peran dari Wirausaha Sosial dalam Masyarakat