2 Peran dan Kedudukan BUMN dalam Perekonomian Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak masyarakat sekitar yang bertanya-tanya tentang peran dan kedudukan BUMN dalam perekonomian Indonesia. Karena dalam hal pembangunan ekonomi ini, BUMN berperan sebagai pilar utama dan tiang pertama dari perekonomian Indonesia.
Mengutip dari Buku Ekonomi Jilid 2, Deliarnov, (2006:88), BUMN adalah badan usaha milik pemerintah yang modalnya berasal dari penerimaan negara yang disisihkan.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dijadikan sebagai alat untuk mencapai salah satu tujuan negara, yaitu terciptanya kesejahteraan masyarakat.
Peran dan Kedudukan BUMN dalam Perekonomian Indonesia
Pernyataan tentang peran dan kedudukan BUMN dalam perekonomian Indonesia diawali oleh Emil Salim pada tahun 1966.
Jika kita mengibaratkan sistem ekonomi seperti jarum jam, Emil Salim mengatakan bahwa jarum untuk sistem liberal atau kapitalis mengarah ke jam 9, jarum untuk sistem ekonomi komando mengarah ke jam 3, sementara jarum untuk perekonomian Indonesia mengarah ke jam 6.
Dalam sistem perekonomian Indonesia, terdapat 3 pilar atau pelaku utama yang menjadi fondasi perekonomian Indonesia yaitu pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, dan badan usaha koperasi.
Ketiga pelaku ekonomi ini diharapkan mampu untuk tumbuh dan berkembang menjadi kegiatan usaha yang berkontribusi dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia.
Dari ketiga pelaku utama tersebut, pilar atau tiang pertama dari perekonomian Indonesia adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sebagai entitas yang dimiliki negara, tentunya BUMN memiliki tanggung jawab, misi, serta posisi penting dalam proses pembangunan. Berikut adalah peran dan kedudukannya.
1. Menyediakan Layanan Kegiatan Masyarakat di Berbagai Bidang
Dalam peran ini, BUMN beroperasi di sektor-sektor produksi yang krusial dan berhubungan dengan kehidupan banyak orang, sehingga bukan hanya mengejar keuntungan semata.
Peran ini menggambarkan bahwa BUMN tidak hanya fokus pada laba, tetapi juga memikirkan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang-bidang yang penting untuk kehidupan sehari-hari.
2. Mendorong Pembangunan Ekonomi di Indonesia
Dalam peran ini, BUMN bergerak untuk mendorong perekonomian. Hal ini dilakukan dengan berinvestasi di bidang-bidang penting seperti energi, infrastruktur, dan telekomunikasi.
Proyek-proyek besar yang dijalankan seperti pembangunan tol, bandara, atau pembangkit listrik memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi negara.
Dengan menguraikan peran dan kedudukan BUMN dalam perekonomian Indonesia, tampak jelas bahwa BUMN merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Dista)
Baca juga: Ciri Pithecanthropus Erectus dan Sejarah Penemuannya di Indonesia
