Konten dari Pengguna

20 Contoh Perilaku Menyimpang di Tatanan Hidup Masyarakat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi foto perilaku menyimpang dlaam masyarakat. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi foto perilaku menyimpang dlaam masyarakat. Sumber foto: Unsplash

Dalam tatanan hidup masyarakat, setiap orang harus saling menghormati dan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk terciptanya suasana yang rukun dan damai.

Namun, ada kalanya seseorang tidak menunjukkan sikap sesuai norma yang berlaku. Lalu, seperti apa contoh perilaku menyimpang tersebut? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Pengertian Perilaku Menyimpang di Masyarakat

Ilustrasi foto perilaku menyimpang dalam masyarakat. Sumber foto: Unsplash

Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak semua berjalan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, serta harapan setiap orang, sehingga menimbulkan penyimpangan.

Merangkum dari buku Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat milik Bagja Waluya, perilaku menyimpang adalah kelakuan yang dinyatakan sebagai pelanggaran terhadap norma kelompok atau masyarakat.

Umumnya seseorang secara sadar dan sengaja melakukan penyimpangan karena motif tertentu. Namun, ada juga yang melakulan penyimpangan secara terpaksa karena keadaan.

Dr. Hj. Ciek Julyanti dalam bukunya yang berjudul Perilaku Menyimpang menyebutkan, perilaku menyimpang terjadi karena adanya konflik antara id dan ego, dan menyebabkan timbulnya ketidaklayakan perbuatan sosial yang ditetapkan masyarakat.

Secara umum, terdapat dua penyimpangan, yakni sebagai berikut.

1. Penyimpangan Bersifat Positif

Penyimpangan ini mempunyai dampak yang positif bagi sistem sosial karena mengandung unsur yang kreatif, inovatif, dan memperbanyak alternatif.

Penyimpangan jenis ini umumnya dapat diterima oleh masyarakat karena sesuai dengan perubahan zaman, seperti emansipasi wanita dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan banyak wanita karier.

2. Penyimpangan Bersifat Negatif

Dalam penyimpangan jenis ini, pelaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang rendah dan berakibat buruk untuk sistem sosial. Tindakan dan pelaku akan dicela dan tidak diterima oleh masyarakat.

Bobot penyimpangan juga dapat diukur menurut kaidah sosial yang dilanggar. Berikut ini 20 contoh penyimpangan bersifat negatif:

  1. Mabuk-mabukkan dan melakukan tindakan yang merugikan orang lain seperti buang air kecil sembarangan

  2. Melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT, baik secara fisik atau verbal

  3. Mencuri sesuatu yang menjadi hak orang lain seperti korupsi

  4. Menghancurkan fasilitas umum yang telah disediakan oleh pemerintah

  5. Melanggar aturan lalu libtas

  6. Melakukan perundungan terhadap teman sebaya karena perbedaan status, agama, dan ras

  7. Memakai pakaian yang tidak sesuai dengan aturan sekolah

  8. Tidak mengerjakan tugas sekolah dan sering membolos

  9. Memalak atau memeras teman sekolah

  10. Memakain narkoba

  11. Membunuh orang lain

  12. Mencuri harta benda orang lain

  13. Melakukan aksi tawuran

  14. Membuang sampah bukan di tempatnya

  15. Menyebarkan berita hoax atau fitnah

  16. Pergaulan bebas

  17. Melakukan balap liar

  18. Berperilaku kasar terhadap orang tua

  19. Melakukan perjudian yang bisa merusak kehidupan

  20. Membicarakan keburukan orang lain dan menyebarkannya

Demikian penjelasan dan contoh mengenai perilaku menyimpang. Semoga membantu! (RAF)