20 Contoh Perilaku Menyimpang di Tatanan Hidup Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam tatanan hidup masyarakat, setiap orang harus saling menghormati dan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk terciptanya suasana yang rukun dan damai.
Namun, ada kalanya seseorang tidak menunjukkan sikap sesuai norma yang berlaku. Lalu, seperti apa contoh perilaku menyimpang tersebut? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Perilaku Menyimpang di Masyarakat
Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak semua berjalan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, serta harapan setiap orang, sehingga menimbulkan penyimpangan.
Merangkum dari buku Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat milik Bagja Waluya, perilaku menyimpang adalah kelakuan yang dinyatakan sebagai pelanggaran terhadap norma kelompok atau masyarakat.
Umumnya seseorang secara sadar dan sengaja melakukan penyimpangan karena motif tertentu. Namun, ada juga yang melakulan penyimpangan secara terpaksa karena keadaan.
Dr. Hj. Ciek Julyanti dalam bukunya yang berjudul Perilaku Menyimpang menyebutkan, perilaku menyimpang terjadi karena adanya konflik antara id dan ego, dan menyebabkan timbulnya ketidaklayakan perbuatan sosial yang ditetapkan masyarakat.
Secara umum, terdapat dua penyimpangan, yakni sebagai berikut.
1. Penyimpangan Bersifat Positif
Penyimpangan ini mempunyai dampak yang positif bagi sistem sosial karena mengandung unsur yang kreatif, inovatif, dan memperbanyak alternatif.
Penyimpangan jenis ini umumnya dapat diterima oleh masyarakat karena sesuai dengan perubahan zaman, seperti emansipasi wanita dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan banyak wanita karier.
2. Penyimpangan Bersifat Negatif
Dalam penyimpangan jenis ini, pelaku bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang rendah dan berakibat buruk untuk sistem sosial. Tindakan dan pelaku akan dicela dan tidak diterima oleh masyarakat.
Bobot penyimpangan juga dapat diukur menurut kaidah sosial yang dilanggar. Berikut ini 20 contoh penyimpangan bersifat negatif:
Mabuk-mabukkan dan melakukan tindakan yang merugikan orang lain seperti buang air kecil sembarangan
Melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT, baik secara fisik atau verbal
Mencuri sesuatu yang menjadi hak orang lain seperti korupsi
Menghancurkan fasilitas umum yang telah disediakan oleh pemerintah
Melanggar aturan lalu libtas
Melakukan perundungan terhadap teman sebaya karena perbedaan status, agama, dan ras
Memakai pakaian yang tidak sesuai dengan aturan sekolah
Tidak mengerjakan tugas sekolah dan sering membolos
Memalak atau memeras teman sekolah
Memakain narkoba
Membunuh orang lain
Mencuri harta benda orang lain
Melakukan aksi tawuran
Membuang sampah bukan di tempatnya
Menyebarkan berita hoax atau fitnah
Pergaulan bebas
Melakukan balap liar
Berperilaku kasar terhadap orang tua
Melakukan perjudian yang bisa merusak kehidupan
Membicarakan keburukan orang lain dan menyebarkannya
Demikian penjelasan dan contoh mengenai perilaku menyimpang. Semoga membantu! (RAF)
