3 Contoh Pengangguran Terbuka di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebenarnya, contoh pengangguran terbuka di Indonesia sudah cukup banyak. Hanya saja masih sedikit orang yang tahu mengenai hal itu.
Dikutip dari buku Pengantar Ekonomi Pertanian, Rita Hanafie, (2010:75), mengingat kasus pengangguran terbuka semakin tinggi, pemerintah berusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan agar tercipta kestabilan ekonomi di berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai tambahan informasi, pengangguran terbuka umumnya terjadi karena beberapa faktor, tidak sebandingnya lapangan pekerjaan dengan banyaknya pencari kerja dan terjadinya PHK besar-besaran.
Contoh Pengangguran Terbuka di Indonesia
Sebelum membahas seputar contoh pengangguran terbuka, ada baiknya untuk mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Pengangguran terbuka adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat bekerja meskipun telah berusaha mencari pekerjaan.
Penasaran contoh-contohnya yang ada di Indonesia? Langsung saja simak ulasan pada poin-poin di bawah ini:
Lulusan baru yang belum mendapatkan pekerjaan sesuai kualifikasinya
Angkatan kerja dengan tingkat pendidikan tinggi yang mencari pekerjaan di kota, tetapi tidak dapat tertampung
Seorang sarjana pertanian yang menganggur lantaran tidak adanya lapangan pekerjaan yang sesuai.
Tingginya kasus pengangguran terbuka di Indonesia bukanlah tanpa alasan, ada berbagai faktor yang melatarbelakanginya. Di antaranya yakni sebagai berikut:
Keterampilan tidak sesuai: Keterampilan yang dimiliki pekerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Kurang pengalaman: Pengalaman kerja menjadi pertimbangan penting para pemilik perusahaan ketika akan merekrut karyawan baru.
Diskriminasi: Perusahaan hanya merekrut karyawan dari golongan agama, etnis, atau jenis kelamin tertentu.
Permintaan yang rendah: Kebutuhan pekerja dalam bidang tertentu hanya sedikit.
Kondisi ekonomi Perubahan kondisi ekonomi, terutama pada masa krisis ekonomi sangat berpengaruh pada tingginya kasus pengangguran terbuka.
Tingkat pendidikan yang rendah: Tingkat pendidikan yang rendah membuat seseorang sulit bersaing dalam memperoleh pekerjaan.
Kemiskinan: Kemiskinan membatasi seseorang untuk melakukan sesuatu, termasuk mencari ataupun mendaftar pekerjaan.
Inflasi: Tingginya tingkat inflasi akan berdampak pada peningkatan bunga (pinjaman). Hal ini bisa mengurangi investasi untuk mengembangkan sektor-sektor yang produktif.
Demikianlah ulasan mengenai contoh pengangguran terbuka di Indonesia. (Nay)
Baca juga: 3 Dasar Pemikiran Perubahan UUD NRI Tahun 1945
