Konten dari Pengguna

3 Faktor Penyebab Konflik Sosial yang Harus Dihindari agar Hidup Tenang

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi faktor penyebab konflik sosial. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi faktor penyebab konflik sosial. Foto: Pixabay

Konflik merupakan suatu fenomena sosial yang kerap terjadi dillingkungan masyarakat. Terdapat sejumlah faktor penyebab konflik sosial, salah satunya akibat perubahan sosial.

Kalau tidak dicegah, konflik bisa terjadi dalam skala besar dan meluas, seperti konflik antar kelompok, antar suku, antarbangsa, dan antarnegara.

Berikut akan dibahas mengenai faktor penyebab konflik sosial yang harus dihindari agar hidup tenang.

Faktor Penyebab Konflik Sosial

Ilustrasi faktor penyebab konflik sosial

Mengutip buku Get Success UN Sosiologi milik Neni Nurmayanti, berikut adalah beberapa faktor penyebab konflik sosial di mayarakat.

1. Perbedaan Individu

Perbedaan individu menjadi hal signifikan yang mengakibatkan terjadinya konflik sosial. Selain itu, konflik ini juga mengarah pada perbedaan perasaan dan pendirian.

2. Perbedaan Budaya

Budaya merupakan hal lumrah yang ada di setiap daerah. Awal mula terjadinya konflik budaya karena adanya perbedaan norma, seperti perilaku sopan-tidak sopan, pantas-tidak pantas, serta berguna-tidak berguna.

3. Perbedaan Kepentingan

Perbedaan kepentingan umumnya terjadi dalam bidang ekonomi, politik, dan sebagainya.

Karena masing-masing individu mempunyai kebutuhan dan kepentingan yang berbeda dalam melihat dan mengerjakan sesuatu.

Dampak Konflik Sosial

Konflik sosial pastinya juga memberi dampak terhadap kehidupan seseorang atau kelompok. Berikut adalah dampak konflik sosial di masyarakat.

  1. Retaknya suatu kelompok karena perselisihan.

  2. Perubahan sikap karena adanya pertentangan.

  3. Tercapainya akomodasi apabila kekuatan kedua belah pihak sama besar.

  4. Terjadinya dominasi apabila kekuatan kedua belah pihak tidak seimbang sehingga menyebabkan pihak kelompok lemah tunduk pada pihak kelompok kuat.

Cara Menghindari Konflik Sosial

Tentu saja tidak ada individu yang ingin terlibat dalam konflik sosial. Oleh karena itu, ada lima cara untuk menghindari konflik sosial yang bisa diterapkan, yakni:

  1. Menghindari atau menjauhi masalah yang bisa menimbulkan konflik, baik dalam segi konflik sosial maupun individual.

  2. Tidak boleh memaksakan kehendak.

  3. Menyesuaikan dengan keinginan atau pendapat orang lain.

  4. Melakukan kolaborasi dua pendapat untuk menghindari ketegangan yang mengakibatkan konflik terjadi.

  5. Melakukan tawar menawar dengan cara mengorbankan sebagian tujuannya. Tawar menawar harus dilakukan dari kedua belah pihak.

Itulah sejumlah faktor penyebab konflik sosial yang harus dihindari agar hidup tenang. (SP)