Konten dari Pengguna

3 Sikap Baik dalam Menghayati Sumpah Pemuda dalam Kehidupan Sehari-hari

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sikap Baik dalam Menghayati Sumpah Pemuda. Pexels/Creative Vix
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sikap Baik dalam Menghayati Sumpah Pemuda. Pexels/Creative Vix

Sumpah Pemuda adalah tonggak sejarah penting bagi pemuda dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ikrar yang diucapkan oleh para pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 ini harus dilanjutkan dengan sikap baik dalam menghayati sumpah pemuda, khususnya dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari djkn.kemenkeu.go.id, peristiwa sumpah pemuda menegaskan semangat persatuan dan cinta tanah air. Nilai-nilai dalam Sumpah Pemuda relevan dengan perjuangan kemerdekaan, bahkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat ini.

Sikap Baik dalam Menghayati Sumpah Pemuda

Ilustrasi Sikap Baik dalam Menghayati Sumpah Pemuda. Pexels/Cedric Fauntleroy

Berikut ini adalah beberapa sikap baik dalam menghayati Sumpah Pemuda, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menjaga Persatuan dan Keberagaman

Inti dari peristiwa Sumpah Pemuda adalah pengakuan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Hal ini artinya, setiap warga harus selalu menjunjung tinggi nilai persatuan, meski hidup dalam masyarakat yang beragam suku, agama, dan budaya.

Sikap ini bisa ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tidak membeda-bedakan teman dari latar belakangnya, menghargai pendapat orang lain dan budayanya, serta turut menjaga kerukunan di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat.

2. Bangga Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar

Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu, ini merupakan simbol penting dalam Sumpah Pemuda. Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar menunjukkan rasa cinta terhadap identitas bangsa.

Sikap ini dapat diwujudkan dengan tidak menggunakan bahasa asing yang berlebihan apabila tidak perlu, menulis dan berbicara dengan bahasa Indonesia yang sopan. Sikap ini penting untuk memperkuat jati diri bangsa, terlebih di tengah putaran arus globalisasi.

3. Aktif Berkontribusi untuk Bangsa Indonesia

Menghayati semangat Sumpah Pemuda artinya turut ambil bagian dalam membangun negeri ini. Meskipun tidak dalam skala besar, kontribusi kecil bisa sangat berarti.

Contohnya bagi pelajar, harus belajar dengan sungguh-sungguh, tidak menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian, serta ikut serta dalam kegiatan sosial dan ikut bergotong royong di lingkungan sekitar.

Kontribusi positif ini mencerminkan semangat pemuda yang peduli dan bertanggung jawab pada kemajuan Indonesia.

Dengan menerapkan sikap baik dalam menghayati Sumpah Pemuda di atas, setiap warga negara bisa mengenang Sumpah Pemuda sebagai sejarah penting sekaligus menghidupinya dalam kegiatan sehari-hari. (Win)

Baca Juga: Asal-usul Desa dan Jejak Sejarah di Balik Kehidupan Pedesaan