Konten dari Pengguna

3 Tokoh Pembaharuan Islam pada Masa Modern dan Pemikirannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern dan pemikirannya. Sumber: Khairul Onggon/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern dan pemikirannya. Sumber: Khairul Onggon/pexels.com

Sebutkan 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern disertai dengan pemikirannya! Islam pada masa modern mengalami perkembangan pesat berkat jasa para tokoh, salah satunya adalah Rashid Ridha.

Bara, Muliadi, dan Rusliana dalam Studi Komparatif Pemikiran Filsafat Politik Ali Abdul Raziq dan Rashid Rida mengenai Khilafah mengungkapkan bahwa Rasyid Ridha adalah salah satu tokoh pembaharuan Islam yang menguasai berbagai bidang, seperti filsafat politik.

Untuk mengetahui penjelasan lengkap mengenai 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern, simak penjelasannya di artikel berikut.

3 Tokoh Pembaharuan Islam pada Masa Modern

Ilustrasi 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern dan pemikirannya. Sumber: BECCA SIEGEL/pexels.com

Sebutkan 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern disertai dengan pemikirannya! Pada masa modern, Islam telah berkembang pesat dan tidak terbatas di kawasan Asia, tetapi juga menyebar ke seluruh dunia, termasuk Eropa.

Gerakan pembaharuan Islam yang dimulai di Mesir ini perlahan-lahan memunculkan banyak tokoh yang berjasa dalam perkembangan Islam serta mengembalikan kejayaannya.

Adapun 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern, antara lain:

1. Jamaluddin Al-Afghani

Salah satu tokoh pembaharuan Islam pada masa modern adalah Jamaluddin Al-Afghani. Beliau berasal dari Afghanistan dan memberikan pengaruh besar terhadap bangkitnya agama Islam di kawasan Mesir. Di samping itu, beliau dikenal sebagai sosok yang cerdas dan menguasai beragam disiplin ilmu, mulai dari hukum, filsafat, agama, metafisika, sejarah, sains, kedokteran, astrologi, hingga astronomi.

Beliau juga pernah menjabat sebagai perdana menteri di Afghanistan. Akan tetapi, akibat campur tangan Inggris, beliau memutuskan untuk pergi ke India. Adapun beberapa pemikiran Jamaluddin Al-Afghani adalah:

  • Berupaya mengubah sistem pemerintahan dari autokrasi menjadi demokrasi.

  • Mendorong tercapainya kesetaraan kedudukan antara laki-laki dan perempuan.

  • Bergabung dengan politikus Meris untuk membentuk Partai Kebangsaan.

  • Bersikap oposisi terhadap pemerintah Mesir yang telah mendapat campur tangan Inggris.

2. Rasyid Ridha

Tokoh pembaharuan Islam pada masa modern berikutnya adalah Rasyid Ridha yang berasal dari Lebanon. Beliau mempunyai berbagai macam pandangan yang mendorongnya untuk melahirkan pemikiran seputar Islam modern. Adapun beberapa pemikiran Rasyid Ridha adalah:

  • Ajaran Islam memiliki sifat dinamis.

  • Ilmu pengetahuan modern tidak bertentangan dengan syariat Islam.

  • Mengharuskan umat Islam agar kembali terhadap Al-Quran serta As-Sunnah, sehingga dapat mengenal Islam secara lebih mendalam.

  • Umat Islam perlu bersatu apabila ingin maju.

  • Hukum fikih mengenai kemasyarakatan tidak dapat dianggap absolut.

3. Muhammad Ali Pasya

Tokoh pembaharuan Islam pada masa modern yang terakhir adalah Muhammad Ali Pasya. Beliau tergolong sebagai sosok cerdas dan pernah menjadi pemimpin Mesir saat melawan bangsa Barat. Adapun sejumlah pemikiran Muhammad Ali Pasya adalah:

  • Mendatangkan perwira tertinggi dari Perancis untuk melatih militer Meris.

  • Mengirim para pelajar Mesir ke Eropa guna memperoleh pendidikan yang mumpuni.

  • Mendatangkan ahli ekonomi asal Eropa serta mendirikan sekolah pertanian.

  • Membangun sekolah-sekolah modern.

Demikian informasi mengenai 3 tokoh pembaharuan Islam pada masa modern dan pemikirannya. [ENF]