Konten dari Pengguna

4 Mitos Walang Kopo, Tupai Terbang Pembawa Hoki dan Pertanda

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk mitos walang kopo. Foto: Unsplash/David Clode
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk mitos walang kopo. Foto: Unsplash/David Clode

Di balik lebatnya hutan dan cerita rakyat yang terus hidup, mitos walang kopo tumbuh sebagai bagian dari kepercayaan lama. Kemunculannya sering dikaitkan dengan perubahan nasib seseorang secara tiba-tiba.

Menurut laman etd.repository.ugm.ac.id, walang kopo adalah tupai terbang dari genus Petaurista, berukuran ±40 sentimeter, berselaput lentur di antara kaki, aktif malam hari, dan hidup tersembunyi di pepohonan tinggi.

Karena bentuknya unik dan sulit ditemui, walang kopo dianggap lebih dari sekadar hewan biasa. Banyak orang mempercayai kehadirannya membawa hoki dan pesan alam yang harus dimengerti, bukan hanya dilihat.

Mitos Walang Kopo

Ilustrasi untuk mitos walang kopo. Foto: Unsplash/Alfonso Betancourt

Sebagai salah satu hewan langka di Indonesia, walang kopo menyimpan makna tersendiri dalam kepercayaan masyarakat. Bagi yang penasaran, berikut adalah daftar mitos walang kopo yang menarik untuk diketahui:

1. Pembawa Hoki dan Keberuntungan

Masyarakat di wilayah pedesaan Jawa Timur percaya bahwa kemunculan walang kopo adalah tanda datangnya rezeki. Hewan ini dianggap sebagai pertanda positif karena kemunculannya sangat langka dan tak terduga.

Karena keyakinan tersebut, beberapa orang di berbagai daerah bahkan memelihara walang kopo yang tertangkap. Sebagian orang yakin keberadaannya di rumah bisa memperlancar usaha atau mendatangkan tamu pembawa rezeki.

2. Pertanda Perubahan Besar dalam Hidup

Di sejumlah daerah, kemunculan walang kopo diyakini sebagai pertanda akan terjadinya perubahan besar, seperti pindah kerja, perjalanan jauh, atau perubahan nasib. Karena itu, keberadaannya kerap disertai harapan.

Keyakinan ini dikaitkan dengan sifat nokturnal hewan tersebut yang jarang terlihat di siang hari. Kehadirannya yang senyap dan kerap tiba-tiba dianggap sebagai isyarat kuat dari alam untuk bersiap menghadapi takdir baru.

3. Hewan Gaib yang Bisa Menghilang

Dalam mitos walang kopo, hewan ini sering dianggap makhluk gaib karena kemampuannya meluncur senyap di malam hari. Ia muncul tiba-tiba dan hilang dalam gelap, menimbulkan kesan sebagai makhluk tak kasatmata.

Bahkan, cerita rakyat menggambarkannya sebagai jelmaan roh penjaga hutan atau penuntun arwah. Ia dipercaya bisa berubah bentuk, menghilang dalam kabut, atau menampakkan diri hanya kepada orang tertentu.

4. Simbol Kesetiaan dan Keharmonisan

Dalam beberapa budaya lokal, walang kopo dianggap sebagai simbol kesetiaan. Karena itu, melihat sepasang walang kopo bersama dipercaya sebagai pertanda keharmonisan dalam rumah tangga atau hubungan asmara.

Mitos ini berkaitan dengan sifat tupai yang monogami dan hidup berpasangan. Beberapa jenis tupai, termasuk tupai terbang, hanya akan memiliki satu pasangan dalam satu waktu —meski faktanya jarang yang seumur hidup.

Itulah daftar mitos walang kopo, tupai terbang yang dipercaya membawa hoki dan menjadi pertanda nasib. Semoga informasi tersebut menambah wawasan dan memberi sudut pandang baru mengenai warisan kepercayaan. (NF)

Baca juga: 5 Mitos Burung Sriti Bersarang di Rumah dan Penjelasannya