4 Unsur Budaya Barat yang tidak Bisa Diterima Masyarakat Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Globalisasi menyebabkan berbagai perubahan di dunia, seperti masuknya budaya Barat ke Indonesia yang perlu dihadapi secara bijak. Adapun salah satu unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia adalah gaya hidup individualistik.
Arif dalam Individualisme Global di Indonesia (Studi tentang Gaya Hidup Individualis Masyarakat Indonesia di Era Global) menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia cenderung sulit untuk mengikuti gaya hidup individualistik, karena memiliki jiwa sosial tinggi.
Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, simak penjelasannya di artikel ini.
Unsur Budaya Barat yang Sulit Diterima Masyarakat Indonesia
Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Hal itu memengaruhi perilaku, norma, maupun kebiasaan yang ada dalam masyarakat. Namun, seiring pesatnya arus globalisasi, budaya Barat yang masuk ke Indonesia sulit dihalangi, tetapi bisa disaring dengan cermat.
Di sisi lain, terdapat sejumlah unsur budaya Barat yang relatif sulit diterima karena kebiasaan yang telah mengakar dalam masyarakat. Adapun beberapa unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima masyarakat Indonesia adalah:
1. Gaya Hidup Individualistik
Salah satu unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima masyarakat Indonesia adalah gaya hidup individualistik. Gaya hidup ini cenderung menonjolkan kebebasan individu, pencapaian peribadi, dan otonomi.
Di sisi lain, Indonesia telah memiliki budaya gotong royong dan kebersamaan yang sudah mengakar. Maka dari itu, masyarakat cenderung sulit menerimanya karena sudah mempunyai rasa tolong-menolong yang mengakar.
2. Sapa dan Salam
Unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima masyarakat Indonesia selanjutnya adalah sapa dan salam. Umumnya, negara Barat mempunyai kebiasaan salam berupa jabat tangan serta kontak fisik sederhana.
Di sisi lain, negara Timur, termasuk Indonesia mempunyai kebiasaan salam dengan berjapatan tangan, hingga melipat tangan sebagai bentuk penghormatan.
3. Sistem Kepercayaan
Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya mengamalkan sila pertama Pancasila atau percaya kepada Tuhan. Di sisi lain, masih ada masyarakat di Barat yang sistem kepercayaan dan agamanya beragam, hingga ada yang tidak percaya akan keberadaan Tuhan.
4. Sopan Santun dan Etika
Masyarakat Indonesia sangat memperhatikan sopan santun dan etika tinggi dalam berinteraksi kepada orang lain. Sejumlah budaya di Barat cenderung mempunyai kebiasaan interaksi spontan dan gaya bicara langsung, sehingga sulit diterima oleh sejumlah masyarakat Indonesia.
Demikian informasi mengenai unsur budaya Barat yang tidak bisa diterima masyarakat Indonesia. [ENF]
