5 Ciri Tradisi Fenomenologi dalam Teori Komunikasi beserta Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tradisi fenomenologi dalam teori komunikasi masih jarang diketahui. Pasalnya, topik ini hanya dibahas pada jurusan tertentu di perkuliahan, termasuk di program studi Ilmu Komunikasi (Ilkom).
Dikutip dari buku Fenomenologi: Dalam Penelitian Ilmu Sosial, Dr. Muhammad Farid, M.Sos., dkk. (2018:27), dijelaskan bahwa fenomenologi adalah filsafat tentang fenomena yang berkaitan dengan peristiwa pengalaman hidup sehari-hari.
Ciri Tradisi Fenomenologi dalam Teori Komunikasi
Tradisi fenomenologi dalam teori komunikasi merupakan tradisi yang berfokus pada cara memahami pengalaman orang lain dan pengalaman komunikasi itu sendiri. Dalam penerapannya, tradisi ini memiliki beberapa ciri, yaitu:
Berfokus pada pengalaman sadar seseorang
Berasumsi bahwa keyakinan individu tidak seharusnya memengaruhi komunikasi
Berasumsi bahwa pengalaman sadar orang dapat dipahami dan digali lebih dalam
Menitikberatkan pada pemahaman mendalam tentang pengalaman komunikatif individu
Memandang komunikasi sebagai proses interaksi antara individu yang menciptakan pengalaman subjektif
Fenomenologi komunikasi diadopsi dari komunikologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang berbagai gejala sosial akibat proses komunikasi. Baik sadar maupun tidak, praktiknya kerap terjadi di kehidupan sehari-hari.
Contoh dari tradisi fenomenologi komunikasi adalah ada seseorang dan temannya sedang mengikuti seminar tentang kesehatan mental. Menurutnya, seminar tersebut sangat membosankan.
Namun, temannya justru berpikir bahwa seminar itu sangat menyenangkan dan memberikan banyak inspirasi.
Dari contoh yang dipaparkan di atas, bisa disimpulkan bahwa pengalaman sama dapat bermakna berbeda bagi masing-masing individu yang mengalaminya.
Hal Menarik dari Fenomenologi dalam Teori Komunikasi
Terdapat beberapa hal menarik dari fenomenologi dalam teori komunikasi. Penasaran apa saja itu? Simak pembahasannya pada ulasan berikut.
Tradisi fenomenologi menitikberatkan pada pemahaman mendalam tentang pengalaman komunikatif individu dan bagaimana individu memberikan makna terhadap pengalaman komunikasi.
Komunikasi dipandang sebagai proses interaksi antara individu yang menciptakan pengalaman subjektif.
Fokus dari fenomenologi adalah pada persepsi, pemahaman, dan pengalaman pribadi individu dalam konteks komunikasi.
Tradisi fenomenologi dalam komunikasi dapat membantu umat manusia untuk memahami bahwa suatu pengalaman komunikasi yang dirasakan tiap orang adalah pengalaman subjektif yang dipengaruhi konteks, nilai, dan persepsi masing-masing dari mereka.
Demikian penjelasan mengenai ciri tradisi fenomenologi dalam teori komunikasi beserta hal menarik yang terkait.
Baca juga: 5 Tradisi Ibu Hamil di Jawa yang Masih Dilaksanakan hingga Kini
