5 Gelar Bangsawan Bugis dan Makna di Baliknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gelar bangsawan Bugis menjadi salah satu hal yang banyak dipertanyakan.
Dikutip dari buku Puyang Meranggi oleh Muhamad Setiawan, suku Bugis-Makassar merupakan suku dominan di Pulau Sulawesi. Sebagian besar suku ini merupakan pedagang sehingga banyak menguasai pasar di pulau tersebut. Anggota suku ini begitu menjunjung tinggi martabat dan harga diri.
Dalam suku Bugis, terdapat gelar bangsawan tersendiri. Apa saja?
Gelar Bangsawan Bugis dan Maknanya
Berikut ini berbagai gelar bangsawan Bugis dan makna di baliknya:
1. Datu
Datu merpupakan gelar paling tinggi bangsawan masyarakat Wajo. Gelar satu ini diberikan pada seseorang dari lapisan Ana’mattola, yakni anak yang sudah dipersiapkan menjadi raja. Biasanya, gelar ini hanya digunakan saat sang ayah yang merupakan raja sudah turun takhta atau meninggal.
2. Karaeng
Gelar bangsawan Bugis berikutnya adalah Karaeng yang merupakan orang terpandang di kalangan masyarakat Makassar. Sebutan ini diberikan pada pemimpin yang memerintah kerajaan atau wilayah tertentu.
Mulanya, Karaeng merujuk pada raja lokal, namun kemudian digunakan sebagai strata sosial. Pemakaian gelar ini hanya digunakan untuk keturunan Tomanurung.
3. Andi
Andi menjadi sebutan bagi bangsawan secara garis keturunan Lapatau, yakni Raja Bone ke 16. Gelar satu ini menjadi tingkatan paling tinggi di masyarakat Bugis yang mulai digunakan pada 24 Januari 1713 guna perpanjangan keturunan.
Keturunan yang mendapat gelar ini berasal dari perkawinan putri raja dari Bone, Luwu, Gowa, Wajo serta putri Sultan Hasanuddin sampai keturunannya.
4. Arung
Gelar bangsawan Bugis selanjutnya adalah arung. Gelar ini merujuk pada seseorang yang mempunyai jabatan pemerintahan adat, yakni Raja. Namun, Arung yang memegang peran sebagai raja harus berasal dari keluarga Puang.
5. Petta
Petta menjadi gelar tambahan otomatis untuk bangsawan Andi yang sudah menikah. Sebuah jurnal menyebutkan bawah gelar satu ini menjadi gelar untuk bangsawan Ana’karaeng namun sudah memudar akibat perkawinan beda kasta.
Pasalnya, golongan bangsawan tinggi atau menengah jika menikah dengan perempuan yang berasal dari masyarakat biasa akan melunturkan darah bangsawannya.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai gelar bangsawan Bugis beserta maknanya.(LAU)
