Konten dari Pengguna

5 Nama Tokoh Sosiologi Dunia beserta Hasil Pemikirannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tokoh Sosiologi Dunia. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tokoh Sosiologi Dunia. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Sosiologi sebagai cabang ilmu pengetahuan tentu memiliki tokoh penting dalam perkembangannya. Lima tokoh sosiologi dunia, antara lain Auguste Comte, Emile Durkheim, Max Weber, Herbert Spencer, dan Peter L. Berger.

Setiap tokoh tersebut mempunyai hasil pemikiran masing-masing. Salah satu contoh adalah pemikiran Auguste Comte yang mengungkapkan bahwa sosiologi merupakan “Ratu ilmu-ilmu sosial”.

5 Tokoh Sosiologi Dunia dan Hasil Pemikirannya

Ilustrasi Tokoh Sosiologi Dunia. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Setiap ilmu pengetahuan di dunia selalu memiliki tokoh-tokoh penting dalam perkembangannya. Kondisi tersebut juga terjadi pada ilmu sosiologi yang mengkaji tentang sifat, perilaku, serta perkembangan masyarakat.

Lima contoh tokoh sosiologi dunia, yaitu Auguste Comte, Emile Durkheim, Max Weber, Herbert Spencer, dan Peter L. Berger. Berikut penjelasan tentang hasil pemikiran dari kelima tokoh tersebut.

1. Auguste Comte

Auguste Comte merupakan tokoh ternama dalam ilmu sosiologi alias Bapak Sosiologi Dunia. Hal itu terjadi karena Auguste Comte adalah seorang ahli filsafat yang pertama kali memperkenalkan ilmu pengetahuan dengan menggunakan masyarakat sebagai objek kajiannya.

Mengutip dari buku Sosiologi 1 SMA Kelas X, Soeroso (2008: 19), sosiologi menurut Comte merupakan “Ratu ilmu-ilmu sosial”. Contoh hasil pemikiran Comte adalah membagi sosiologi dalam dua bagian besar, yaitu:

  • Statika sosial (social static) yang merupakan tatanan terhadap tatanan sosial.

  • Dinamika sosial (social dynamic) yang merupakan kajian terhadap kemajuan dan perubahan sosial.

2. Emile Durkheim

Selain Auguste Comte, tokoh sosiologi lainnya adalah Emile Durkheim. Mengutip dari buku Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas X, Maryati dan Juju (2007: 6), menurut Durkheim, pokok pembahasan sosiologi adalah fakta-fakta sosial.

Fakta sosial itu sendiri meliputi pola-pola atau sistem yang memengaruhi cara manusia bertindak, berpikir, dan merasa. Fakta sosial terdapat di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa serta mengendalikan individu tersebut.

3. Max Weber

Max Weber merupakan seorang sosiolog Jerman yang juga menyumbangkan pemikirannya dalam perkembangan ilmu sosiologi dunia. Menurut Max Weber, sosiologi adalah ilmu yang memiliki hubungan dengan pemahaman interpretatif aktivitas atau tindakan sosial masyarakat.

Tujuan dari pemahaman tersebut adalah supaya pada saat menganalisis dan mendeskripsikan masyarakat tidak sekedar hal-hal yang tampak. Interpretasi memiliki kegunaan agar penjelasan tentang individu dan masyarakat tidak keliru.

4. Herbert Spencer

Herbert Spencer merupakan seorang pemikir ilmu sosial Inggris. Spencer juga memberikan kontribusi yang besar dalam perkembangan sosiologi sebagai cabang ilmu sosial.

Spencer memiliki pandangan bahwa masyarakat itu sebagai organisme. Menurut Spencer, masyarakat seperti suatu spesies yang mengalami evolusi dari yang sederhana ke bentuk yang kompleks.

5. Peter L. Berger

Tokoh sosiologi selanjutnya adalah Peter L. Berger yang merupakan seorang sosiolog Amerika. Peter L. Berger termasuk salah satu tokoh modern dalam ilmu sosiologi.

Peter L. Berger dalam bukunya “Invitation to Sociology” mengungkapkan bahwa objek kajian sosiologi adalah pengungkapan realitas sosial. Menurut Peter L. Berger, seorang sosiolog harus mampu mengungkap realitas yang belum diketahui oleh masyarakat.

Demikian menjadi jelas bahwa ada banyak tokoh sosiologi dunia yang memberikan kontribusi. Lima di antaranya adalah Auguste Comte, Emile Durkheim, Max Weber, Herbert Spencer, dan Peter L. Berger. (AA)