5 Perbedaan Antara Kelompok Teratur dengan Kelompok Tidak Teratur

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri utama dalam kelompok atau organisasi teratur dan tidak teratur tersimpan pada sifat keanggotaan. Terdapat poin utama dari perbedaan antara kelompok teratur dengan kelompok tidak teratur yaitu terletak pada tujuan anggota.
Sebab dalam kelompok sosial sama-sama memiliki tujuan dalam jangka panjang untuk menentukan tujuan dan kesepakatan bersama. Kelompok teratur dan kelompok tidak teratur memiliki kesadaran utama dalam menentukan keputusan yang jelas.
Perbedaan Antara Kelompok Teratur dengan Kelompok Tidak Teratur
Dikutip dari buku CCM Cara Cepat Menguasai Sosiologi SMA/MA, Hendyono Sasongko, (2019: 155-156) terdapat beberapa perbedaan antara kelompok teratur dengan kelompok tidak teratur yang terlihat dari cirinya.
1. Kelompok Teratur
Berikut ini ciri-ciri dari kelompok teratur.
Kelompok yang dapat dijelaskan secara struktur, norma dan perannya.
Memiliki kesadaran sebagai anggota, yang artinya menyadari bahwa setiap anggota berada di kelompok yang sama.
Memiliki hubungan timbal balik antar anggota, yang artinya interaksi antar anggota sudah terjalin aktif sehingga menimbulkan solidaritas kelompok.
Memiliki program kegiatan tertentu guna dapat mencapai tujuan secara jelas.
Memiliki prosedur dalam kelompok.
Terlihat dari ciri-cirinya, kelompok teratur sangat berbeda dengan kelompok tidak teratur.
2. Kelompok Tidak Teratur
Berikut ini ciri-ciri dari kelompok tidak teratur.
Kelompok yang tidak dapat dijelaskan secara struktur, norma, dan perannya.
Tidak memiliki pengorganisasian secara struktur, yang artinya tidak ada ketua maupun anggota secara jelas.
Terbentuknya karena kesamaan kepentingan sementara, yang artinya kelompok ini hanya bertahan di jangka pendek.
Berada di dalam sebuah kerumunan.
Berada di sebuah ruangan publika terbuka.
Hal di atas merupakan perbedaan antara kelompok teratur dengan kelompok tidak teratur yang dapat diketahui.
Tentunya di antara kedua kelompok tersebut sama-sama memiliki tujuan jelas, namun masing-masing kelompoknya memiliki prosedur dan struktur berbeda.
Contoh pada kelompok teratur yaitu ada pada suatu organisasi mahasiswa dan partai politik yang tentunya memiliki struktur serta prosedur yang jelas.
Sementara untuk contoh dalam kelompok tidak teratur yaitu kerumunan penonton atau audience dan kumpulan anggota yang kurang menyenangkan.
Contoh lainnya kelompok tidak teratur yaitu ada pada ruang publik seperti kumpulan massa yang mendemo dan pemungutan suara pemilu. Contoh-contoh tersebut merupakan kelompok tidak teratur yang juga memiliki tujuan namun tanpa prosedur yang jelas.
Demikian penjelasan perbedaan antara kelompok teratur dengan kelompok tidak teratur beserta contohnya.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Kelompok Sosial Teratur dan Tidak Teratur
