5 Potensi Sumber Daya Kelautan Indonesia sebagai Negara Maritim

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara maritim dengan wilayah laut yang luas, yani sekitar 3.257.357 km². Berdasarkan luas tersebut, tidak heran jika ada banyak potensi sumber daya kelautan Indonesia.
Salah satu contoh potensi sumber daya kelautan di Indonesia adalah perikanan. Laut Indonesia mempunyai angka potensi lestari yang besar, yakni sekitar 6,4 juta ton per tahun sehingga bidang perikanan menjadi potensi terbesar dari laut Indonesia.
5 Potensi Sumber Daya Kelautan Indonesia
Ketika berbicara potensi sumber daya kelautan Indonesia, banyak orang fokus pada bidang perikanan. Kondisi tersebut terbilang umum terjadi karena laut memang merupakan tempat hidup berbagai jenis ikan konsumsi dengan kualitas terbaik.
Selain perikanan, laut Indonesia juga mempunyai berbagai potensi, seperti hutan bakau, terumbu karang, pariwisata, serta pertambangan. Mengutip dari buku Pasti Bisa Geografi untuk SMA/MA Kelas XI karya Tim Ganesha Operation (2018: 8 – 9), berikut penjelasan tentang potensi laut Indonesia.
1. Perikanan
Laut Indonesia mempunyai angka potensi lestari yang terbilang besar, yakni sebanyak 6,4 juta ton per hari. Potensi lestari itu sendiri merupakan potensi penangkapan ikan yang masih memungkinkan untuk ikan melakukan regenerasi.
Kondisi potensi lestari membuat jumlah ikan yang ditangkap tidak mengurangi populasi ikan. Selain itu, potensi perikanan laut Indonesia juga memungkinkan untuk mengembangkan budidaya ikan dengan tambak, seperti ikan bandeng dan udang.
2. Hutan Bakau
Jika potensi perikanan memiliki kaitan dengan pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan. Hutan bakau merupakan potensi kelautan yang mempunyai fungsi ekologis.
Fungsi ekologis hutan bakau adalah menjadi habitat binatang laut untuk berlindung, mencari makan, dan berkembang biak. Selain memiliki fungsi ekologis, hutan bakau juga memiliki fungsi ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kertas.
3. Terumbu Karang
Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia, yakni mencapai 18% dari terumbu karang yang ada di seluruh dunia. Keanekaragaman hayati terumbu karang sebagai potensi sumber daya laut di Indonesia juga termasuk tertinggi di dunia yang meliputi:
2.500 jenis ikan;
2.500 jenis moluska;
1.500 jenis udang-udangan; serta
590 jenis karang.
4. Pariwisata
Luas wilayah laut Indonesia membuatnya memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Keanekaragaman tersebut dapat dikembangkan menjadi komoditas pariwisata, seperti wisata bisnis, wisata pantai, wisata budaya, wisata pesiar, wisata alam, dan wisata olahraga.
5. Pertambangan
Selain memiliki keanekaragaman hayati, laut Indonesia juga kaya dengan sumber daya mineral. Potensi sumber daya mineral kelautan tersebar di seluruh perairan Indonesia, seperti:
Minyak dan gas bumi;
Timah;
Emas dan perak;
Pasir kuarsa;
Monasit dan zirkon;
Pasar besar;
Agregat bahan konstruksi;
Posporit;
Nodul dan kerak mangan, dan lain-lain.
Kini, diketahui bahwa potensi sumber daya kelautan Indonesia bukan hanya perikanan, melainkan pariwisata, hutan bakau, pertambangan, dan terumbu karang. Potensi tersebut akan sangat bermanfaat jika bisa mengolah dan menjaga kelestariannya dengan baik. (AA)
