5 Rekomendasi Novel Politik Karangan Sastrawan Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Novel adalah salah satu karya sastra dalam bentuk prosa panjang yang umumnya menceritakan kehidupan di dunia nyata. Adapun rekomendasi novel politik yang bisa dibaca salah satunya adalah 86 karya Okky Madasari.
Sipayung dalam Konflik Sosial dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra menyampaikan bahwa konflik sosial yang kental dalam novel 86 karya Okky Madasari adalah terkait kelas sosial, kesempatan politik, dan ketidaksetaraan.
Apabila ingin mengetahui rekomendasi novel politik lainnya, simak selengkapnya dalam bacaan berikut.
Rekomendasi Novel Politik
Bidang politik menjadi salah satu konflik yang kerap diangkat dalam novel. Bahkan, tidak jarang novel-novel bertemakan politik di Indonesia turut mengusung kisah bersejarah di masa lalu. Adapun sejumlah rekomendasi novel politik karya sastrawan Indonesia adalah:
1. Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye
Salah satu rekomendasi novel politik di Indonesia adalah Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Novel ini bukan hanya mengusung tema politik, tetapi juga ekonomi. Dalam novel ini, dikisahkan seorang konsultan keuangan bernama Thomas yang ingin membantu pamannya ketika bank yang dimilikinya sedang mengalami banyak masalah.
2. 86 Karya Okky Madasari
Okky Madasari, sastrawan Indonesia ternama ini juga mempunyai novel yang mengusung tema politik, salah satunya adalah "86". Novel ini mengusung cerita tentang praktik korupsi di lingkungan pengadilan dari seorang PNS bernama Arimbi. D
3. Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori
Leila S. Chudori juga mempunyai novel politik yang mengusung kisah bersejarah di masa lalu dengan judul Laut Bercerita. Cerita yang diusung dalam novel ini mengambil latar belakang tahun 1998 ketika rakyat berupaya melengserkan masa Orde Baru.
4. Pulang Karya Leila S. Chudori
Rekomendasi novel politik karya sastrawan Indonesia lainnya adalah Pulang yang juga ditulis oleh Leila S. Chudori. Novel tersebut mengisahkan tentang Dimas Suryo, seorang eks tahanan politik dari peristiwa G30S/PKI yang terjadi tahun 1965.
5. Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari
Rekomendasi novel politik karya sastrawan Indonesia yang terakhir adalah Orang-Orang Proyek, karya Ahmad Tohari. Novel ini mengisahkan seputar integritas tinggi dan idealisme seorang insinyur yang tengah bekerja dalam proyek jembatan saat Orde Baru.
Itulah beberapa rekomendasi novel politik karya sastrawan Indonesia yang bisa kamu baca. [ENF]
