Konten dari Pengguna

5 Sekutu Korea Utara yang Masih Bertahan di Tengah Ketegangan Global

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sekutu Korea Utara. Foto: Pixabay.com/ksa61011
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sekutu Korea Utara. Foto: Pixabay.com/ksa61011

Sekutu Korea Utara menjadi sorotan dalam pembahasan geopolitik global, terutama karena dukungan tersebut memengaruhi stabilitas Semenanjung Korea.

Beberapa negara secara historis memiliki hubungan diplomatik atau militer dengan rezim Kim Jong-un, meskipun tingkat kedekatannya sangat bervariasi.

Di balik keterasingan Korea Utara dari dunia internasional, ternyata masih ada jaringan dukungan yang kompleks dan tersembunyi dari negara-negara tertentu.

Sekutu Korea Utara

Ilustrasi Sekutu Korea Utara. Foto: Pixabay.com/huongnguyen123

Sekutu Korea Utara terdiri dari sejumlah negara yang memiliki berbagai bentuk kerja sama dengan Pyongyang, baik secara terbuka maupun melalui jalur diplomatik dan militer tersembunyi.

Dikutip dari heraldsun.com.au, berikut adalah negara-negara yang selama ini dianggap sebagai sekutu Korea Utara dalam berbagai aspek strategis dan politik.

1. China

China merupakan sekutu terpenting Korea Utara dengan hubungan yang dimulai sejak penandatanganan perjanjian persahabatan pada 1961.

Negara ini menyediakan lebih dari 90 persen volume perdagangan Korea Utara, termasuk pasokan batu bara, minyak, ikan, serta bijih besi.

Meski memiliki pengaruh ekonomi besar, China tidak sepenuhnya bisa mengontrol program nuklir Pyongyang.

Beijing pernah menyuarakan keprihatinannya terhadap uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara, dan mendukung sanksi PBB seperti pelarangan ekspor tekstil dan impor minyak mentah dari Pyongyang.

2. Rusia

Rusia menjaga hubungan ekonomi dan politik erat dengan Korea Utara, terutama sejak era Uni Soviet. Pada 2012, Moskow menghapus sebagian besar utang era Soviet Korea Utara yang mencapai 11 miliar dolar AS.

Tahun 2015, kedua negara menetapkan “tahun persahabatan,” memperkuat kemitraan yang mencakup pasokan bahan bakar dan kerja sama infrastruktur.

Meski mengecam uji coba nuklir Korea Utara, Presiden Putin menolak tekanan militer dan menyebut opsi damai sebagai satu-satunya jalan.

3. Pakistan

Kerja sama antara Korea Utara dan Pakistan telah berlangsung sejak pertengahan 1970-an, dengan hubungan semakin kuat saat Pakistan membeli rudal jarak jauh dari Pyongyang pada 1990-an.

Sebagai balasannya, Pakistan diduga mentransfer teknologi nuklir ke Korea Utara melalui jaringan ilmuwan seperti AQ Khan.

Meski kerja sama ini mencoreng reputasi internasional Pakistan, negara tersebut tetap mempertahankan hubungan untuk menghindari penyelidikan internasional.

Selain itu, dukungan terhadap Korea Utara juga dianggap sebagai cara menunjukkan kesetiaan Pakistan terhadap posisi politik China.

4. Negara-negara Afrika

Hubungan Korea Utara dengan sejumlah negara Afrika berawal dari era 1970-an melalui pertukaran budaya dan kerja sama militer.

Fasilitas senjata diketahui dibangun di Madagaskar, Ethiopia, dan Republik Demokratik Kongo. Layanan pelatihan polisi asal Korea Utara juga dimanfaatkan oleh negara seperti Nigeria, Mozambik, dan Zimbabwe.

Namun secara umum, pengaruh Korea Utara di Afrika tetap kalah dibanding dominasi politik dan ekonomi dari China.

5. Bulgaria

Bulgaria menjadi satu-satunya negara Eropa yang memiliki riwayat aliansi dengan Korea Utara sejak 1948, melalui perjanjian kerja sama bilateral yang diperbarui pada 1970.

Namun, seiring tekanan internasional, Sofia menyatakan akan menegakkan sanksi PBB secara penuh.

Langkah tersebut mencakup pembatasan impor batu bara dan bijih besi dari Korea Utara serta pengurangan staf di kedutaan besar Korea Utara.

Pernyataan resmi Bulgaria juga menekankan pentingnya menjaga perdamaian di Asia Timur Laut dan mendukung denuklirisasi Semenanjung Korea.

Itulah deretan negara yang selama ini disebut sebagai sekutu Korea Utara dalam menjaga eksistensi rezim di tengah tekanan global. (Suci)

Baca Juga: Apakah Marga Sama di Korea Boleh Menikah? Ini Penjelasannya