5 Tokoh-Tokoh Penting dalam Teori Kritis yang Wajib Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat berbagai tokoh-tokoh penting dalam teori kritis yang memegang peranan penting.
Dikutip dari buku Teori Kritis Filsafat Lintas Mazhab oleh Maghfur, teori kritis merupakan mazhab pemikiran yang mengedepankan penilaian reflektif dan kritik dari masyarakat dan budaya dengan menerapkan pengetahuan dari ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
Lantas, siapa saja tokoh-tokoh penting dalam Teori Kritis yang sebaiknya diketahui?
Tokoh-Tokoh Penting dalam Teori Kritis
Berikut ini beberapa tokoh penting dalam Teori Kritis:
1. Karl Marx
Karl Max lahir di Trier, Jerman Barat pada 1818 dan meninggal di London pada 1883. Marx mempunyai gelar doktor dari Universitas Jena dan merupakan seorang jurnalis, filsuf, enomon, dan kritikus sosial.
Marx merupakan pencetus aliran marxisme, yaitu aliran yang meyakini bahwa potensi pencapaian individu dalam aktivitas ekonomi serta kesempatan bebas dalam masyarakat modern hanya bisa dicapai apabila kapitalisme dihapuskan.
2. Max Horkheimer
Tokoh penting dalam Teori Kritis berikutnya adalah Max Horkheimer. Horkheimer adalah pentolan generasi pertama Mazhab Frankfurt yang lahir pada 1895 dan meninggal pada 1973.
Horkheimer yang merupakan direktur dari Institute for Social Research fokus pada pengembangan kapitalisme di Eropa yang mengakibatkan krisis sosial. Krisis tersebut mencakup konflik ideologis kelompok borjuis.
3. Jurgen Habermas
Jurgen Habermas adalah seorang filsuf yang lahir di Jerman pada 18 Juni 1927. Habermas merupakan salah satu figur yang memperhatikan isu komunikasi.
Menurutnya, kapitalis tidak hanya menjalankan penindasan, tetapi juga faktor kecakapan komunikasi.
4. Sigmund Freud
Tokoh penting dalam Teori Kritis berikutnya adalah Sigmund Freud yang lahir di Freiburg pada 1856 dari keluarga Yahudi. Frud mempunyai gelar dokter pada 1881 dari Universitas Wina ketika masih berusia 25 tahun.
Teori psikoanalisis dikembangkan oleh Freud melalui analisis terhadap berbagai gejala yang ketika itu dianggap suatu hal baru, seperti igauan dan mimpi. Tak hanya itu, Freud juga fokus pada analisa tentang seksualitas, histeria, dan perkembangan diri.
5. Theodor Adorno
Theodor Adorno menghilangkan nama tengahnya, yaitu Wiesengrund, karena menganggapnya berbau Yahudi. Adorno adalah salah satu tokoh Teori Kritis yang berfokus pada perkembangan budaya, terutama pada musik.
Dalam buku Adorno yang berjudul Aestethic Theory, terdapat pendapatnya bahwa seni seharusnya tidak menjadi suatu komoditas yang diberi harga. Misalnya, harga album, tiket penjualan, dan sebagainya.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai tokoh-tokoh penting dalam Teori Kritis.(LAU)
