Konten dari Pengguna

6 Agen Sosialisasi Politik dan Berbagai Fakta Menariknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi agen sosialisasi politik adalah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi agen sosialisasi politik adalah. Foto: Pixabay

Dalam kegiatan sosial politik dikenal dengan istilah agen sosialisasi politik. Agen adalah pihak yang akan memberikan dan melakukan kegiatan mempengaruhi individu dan kelompok.

Lalu siapa saja agen sosialisasi politik yang ada di masyarakat? Artikel berikut akan menjelaskannya untuk Anda berdasarkan buku Komunikasi Politik Partai Gerakan Indonesia Raya karya Novi Andra

Agen Sosialisasi Politik

Ilustrasi agen sosialisasi politik adalah. Foto: Pixabay

Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik para anggota masyarakat. Proses ini terjadi berkelanjutan seumur hidup dibentuk oleh pendidikan formal, informal, dan nonformal.

Selain itu bisa juga tidak sengaja terjadi karena kontak dan pengalaman sehari-hari, baik dalam kehidupan keluarga atau bermasyarakat, salah satunya adalah melalui agen.

Agen sosialisasi politik akan berperan dalam membentuk pengetahuan, sikap, nilai, norma, perilaku esensial, dan harapan dalam kaitan dengan hukum

Berikut beberapa agen sosialisasi politik yang ada di masyarakat:

1. Keluarga

Keluarga merupakan agen utama yang akan membentuk karakter politik individu. Pengaruh paling jelas adalah pembentukan sikap pada wewenang kekuasaan. Pola sosialisasi politik di keluarga dapat terbentuk dalam dua bentuk umum, yaitu sosialisasi represif dan partisipatif.

2. Sekolah

Sekolah dapat memberikan pengertian pada generasi muda tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya. Orang yang terpelajar lebih menyadari pengaruh pemerintah terhadap kehidupan mereka, lebih memperhatikan kehidupan politik, lebih banyak mendapat informasi tentang proses politik, dan lebih kompeten dalam tingkah laku politik.

3. Kelompok Pergaulan

Anggota dari kelompok ini biasanya memiliki kedudukan yang relatif sama dengan ikatan yang erat. Kelompok pergaulan biasanya akan bersosialisasi dengan cara mendorong dan mendesak untuk menyesuaikan diri terhadap sikap atau tingkah laku yang dianut oleh kelompok.

4. Pekerjaan

Pekerjaan dan organisasi, baik formal maupun informal, juga bisa menjadi agen sosialisasi politik. Suatu kelompok biasanya menjadi penyuluh dalam kehidupan politik.

5. Media Massa

Media memiliki peran luar biasa dalam menularkan sikap dan nilai modern pada masyarakat, termasuk tentang politik. Media massa dapat mempengaruhi cara pikir, cara pandang, cara tindak, dan sikap politik seseorang.

6. Pemerintah

Pemerintah merupakan agen yang memiliki kepentingan langsung atas sosialisasi politik. Pemerintah biasanya melibatkan diri dalam politik pendidikan melalui mata pelajaran yang memperkenalkan siswa pada sistem politik negara, pemimpin, lagu kebangsaan, dan lainnya.

Demikian adalah enam agen sosialisasi politik yang dapat ditemui di masyarakat. (SP)