Konten dari Pengguna

6 Fungsi Sosiologi untuk Pembangunan, Apa Saja?

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi sosiologi untuk pembangunan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi sosiologi untuk pembangunan. Foto: Pixabay

Fungsi sosiologi untuk pembangunan adalah menyediakan data demi pelaksanaan perencanaan pembangunan di berbagai sektor.

Di bawah ini akan dibahas secara lengkap mengenai fungsi sosiologi untuk pembangunan.

Daftar isi

Sosiologi dan Pembangunan

Ilustrasi fungsi sosiologi untuk pembangunan. Foto: Pixabay

Sosiologi menurut etimologi berasal dari kata socius yang berarti teman dan logos yang berarti pengetahuan. Sosiologi dapat disimpulkan sebagai ilmu tentang kehidupan bersama.

Menurut August Comte yang merupakan Bapak Sosiologi, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan perubahan sosial. Tujuan sosiologi secara umum, yaitu menyelidiki dan mempelajari tingkah laku manusia secara umum dalam kehidupan bermasyarakat.

Adapun menurut Soerjono Soekanto, pembangunan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat harus memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Arah dan tujuan pembangunan harus berdasar pertimbangan rasional di mana didasarkan pada fakta hingga menjadi sebuah kerangka yang sinkron.

  • Ada perencanaan dan proses pembangunan.

  • Ada peningkatan produktivitas.

  • Ada peningkatan standar kehidupan.

  • Kedudukan, peran, dan kesempatan yang sederajat di bidang politik, ekonomi, sosial, dan hukum.

  • Konsolidasi nasional.

  • Kemerdekaan nasional.

  • Pengembangan lembaga sosial dan sikap masyarakat, antara lain keteraturan, kerajinan dan ketekunan, ketetapan, dan sebagainya.

Peran Sosiologi untuk Pembangunan

Ilustrasi fungsi sosiologi untuk pembangunan. Foto: Pixabay

Berdasarkan buku berjudul Sosiologi karya Kun Maryati, peran sosiologi untuk pembangunan adalah memberikan informasi untuk 3 tahap pembangunan, yaitu:

1. Tahap Perencanaan

Melalui tahap perencanaan, sosiologi bisa mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan sosial.

2. Tahap Pelaksanaan

Di tahap pelaksanaan, sosiologi berfungsi untuk melihat kekuatan sosial dalam masyarakat juga proses perubahan sosialnya.

3. Tahap Penilaian Pembangunan

Sosiologi berperan untuk menganalisis efek atau dampak sosial pembangunan tersebut.

Fungsi Sosiologi untuk Pembangunan

Ilustrasi fungsi sosiologi untuk pembangunan. Foto: Pixabay

Pembangunan dalam bidang apa saja yang bisa diciptakan dengan bantuan ilmu sosiologi? Berikut adalah jenis pembangunan dan contohnya.

1. Pembangunan Ekonomi

Fungsi sosiologi untuk pembangunan ekonomi menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia sebelum hal itu terjadi. Sebagai contoh, maraknya ojek online yang memengaruhi pemasukan para tukang becak, metro mini, bis kota, dan sebagainya.

Peran sosiologi adalah untuk memastikan pembangunan ekonomi tersebut tidak merugikan pemilik transportasi yang sudah ada sebelumnya.

2. Pembangunan Hukum

Fungsi sosiologi untuk pembangunan hukum berfokus pada kesetaraan di mata hukum dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai contoh, berkembangnya media sosial yang memiliki beberapa efek buruk, seperti ujaran kebencian yang harus diikuti oleh perkembangan hukum.

3. Pembangunan Pendidikan

Fungsi sosiologi untuk pembangunan pendidikan menekankan pada implikasi dan akibat sosial dari pendidikan juga masalah pendidikan.

Contohnya, yaitu carut-marut sistem zonasi pendidikan sekolah di Indonesia. Sosiologi bisa menjadi jembatan untuk memastikan bahwa sistem tersebut bisa diterima oleh masyarakat.

4. Pembangunan Pertanian

Dunia pertanian yang terus berkembang kadang kala membuat petani pada khususnya kesulitan. Maka, peran sosiologi adalah untuk memastikan masyarakat mendapat dampak positif.

Contohnya, bagaimana sosiologi bisa mendorong petani tradisional untuk mulai menjajal pertanian modern, misal dengan penggunaan pupuk anorganik.

5. Pembangunan Sosial

Sosiologi bisa digunakan untuk memberi gambaran sosial melalui metode penelitian sosial yang kemudian dapat digunakan untuk merancang kebijakan di masyarakat.

Salah satu hasil peran sosiologi dalam pembangunan sosial adalah Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

6. Pembangunan di Masyarakat

Fungsi penting sosiologi adalah untuk meningkatkan integrasi sosial dan intensitas interaksi sosial di masyarakat.

Contoh peran penting sosiologi, yakni untuk mengkaji dampak positif maupun negatif dari interaksi sosial modern yang kini terjadi melalui berbagai media sosial.

Demikianlah fungsi sosiologi untuk pembangunan berdasarkan sektornya. (SP)