7 Ciri Khas Ideologi Terbuka yang Ada di Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ideologi terbuka merupakan ideologi yang bisa berinteraksi dengan berbagai perkembangan zaman dan dinamika secara internal. Ciri khas ideologi terbuka sangat penting diketahui kelompok maupun individu di Indonesia.
Terlebih di Indonesia menganut ideologi terbuka yang diharapkan bisa membuat kelompok atau individu bisa mengembangkan dinamika kehidupan bermasyarakat, menambah wawasan semakin luas, dan sebagainya. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut!
Ciri Khas Ideologi Terbuka
Mochlisin dalam buku berjudul Kewarganegaraan menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi terbuka tidak bersifat kaku dan tertutup, tetapi sifatnya reformatif, dinamis, dan tentunya terbuka.
Hal ini bertujuan bahwa ideologi Pancasila sifatnya lebih dinamis, aktual, antisipatif, dan senantiasa bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuaan dan teknologi, dan dinamika perkembangan aspirasi masyarakat.
Namun, meski ideologi terbuka sangat identik dengan kemajuan zaman dan fleksibilitas, ada ciri khas lain yang lebih luas, yaitu:
1. Sesuai Kebudayaan Rakyat
Indonesia mempunyai banyak kebudayaan. Hal ini tercermin dalam dasar negara Indonesia, yakni Pancasila yang ada dalam sila-silanya.
Budaya yang ada di tengah masyarakat menjadi pemersatu keberagaman di Indonesia. Ideologi Pancasila membenarkan nilai, keyakinan, juga norma di masyarakat.
2. Asalnya dari Rakyat
Ideologi terbuka berasal dari rakyat dan berguna untuk menjalankan sistem dalam kemasyarakatan, mulai dari ekonomi, politik, hingga struktur sosial.
3. Sifatnya Dinamis
Ideologi terbuka muncul sebab rakyat Indonesia selalu bersifat dinamis dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Rakyat mengalami perkembangan dalam pola pikir serta kebudayaan.
Meski terus berkembang, menariknya Pancasila masih relevan dan bertahan sampai sekarang.
4. Kebebasan dalam Berpendapat
Ideologi terbuka memberikan kesempatan kepada rakyat untuk bertindak dan berbicara. Dengan demikian, rakyat bisa mengekspresikan pendapatnya. Sila Pancasila keempat menjadi ciri khas dari ideologi terbuka ini.
5. Menjunjung Pluralisme
Indonesia memiliki beragam suku, budaya, bahasa, hingga agama. Adanya pluralisme atau keberagaman selalu didukung dengan perilaku yang mendukung tingginya multikultural hingga toleransi dalam beragama.
6. Musyawarah Mufakat
Musyawarah mengutamakan hasil mufakat dari seluruh peserta setelah mencapai pertimbangan yang baik. Pancasila sebagai ideologi terbuka lahir dari masyarakat mufakat antara pendiri bangsa Indonesia.
7. Sistem Pemerintahan Terbuka
Pemerintahan terbuka, yaitu rakyat mempunyai hak mengetahui proses pemerintahan. Tujuannya agar tercipta pengawasan publik supaya kinerja lebih efektif, karena konsep dalam ideologi terbuka adalah akuntabilitas dan transparansi.
Itulah ciri khas ideologi terbuka yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat! (eK)
