7 Contoh Nilai Praksis Sila Ke-5 di Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh nilai praksis sila ke-5 merupakan hal penting yang harus diketahui dan diajarkan kepada generasi bangsa.
Secara harfiah, nilai praksis merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam bentuk pengamalan yang bersifat nyata, dalam kehidupan sehari-hari, dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap tentang contoh nilai praksis Sila Ke-5, mari simak Penjelasan di Bawah ini.
Hierarki Nilai di Indonesia
Mengutip buku berjudul “Ilmu dan Aplikasi Pendidikan”, di Indonesia (khususnya pada dekade penataran P4), hierarki nilai dibagi menjadi tiga bagian, yakni nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praksis. Berikut penjelasannya.
1. Nilai Dasar (Dasar Ontologis)
Nilai dasar (dasar ontologis) yaitu merupakan hakekat, esensi, intisari atau makna yang terdalam dari nilai-nilai tersebut. Nilai dasar ini bersifat universal karena menyangkut hakekat kenyataan objektif segala sesuatu. Contoh nilai dasar adalah hakitat Tuhan, manusia, atau lainnya.
2. Nilai Instrumental
Nilai instrumental merupakan suatu pedoman yang dapat diukur atau diarahkan. Apabila nilai instrumental itu berkaitan dengan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, hal itu akan dapat dianggap sebagai norma moral.
Sementara jika nilai instrumental itu berkaitan dengan suatu organisasi maupun negara, artinya nilai instrumental itu merupakan suatu arahan, kebijaksaan atau strategi yang bersumber pada nilai dasar. Kesimpulannya, nilai instrumental merupakan suatu eksplisitasi dari nilai dasar.
3. Nilai Praksis
Nilai praksis pada hakikatnya merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai instrumental dalam suatu kehidupan nyata. Sederhananya, nilai praksis adalah perwujudan dari nilai instrumental.
Contoh Nilai Praksis sila Ke-5 di Masyarakat
Terdapat beberapa contoh dari nilai praksis sila ke-5 yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, antara lain:
Menghormati hak-hak orang lain
Gemar menolong orang lain
Menekankan prinsip pemerintah yang mendukung kemajuan dan pembangunan
Adanya pencapaian dari tujuan masyarakat yang adil dan makmur
Saling menghormati antar suku, agama, ras dan antar golongan
Mengutamakan keadilan untuk seluruh masyarakat,
Menyeimbangkan nilai hak dan kewajiban
Demikian pembahasan mengenai berbagai contoh nilai praksis sila ke-5 di masyarakat. (OLV)
