Konten dari Pengguna

7 Peninggalan Kerajaan Banten Islam yang Masih Berdiri hingga Sekarang

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peninggalan kerajaan banten islam. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peninggalan kerajaan banten islam. Sumber: pixabay

Kerajaan Banten adalah salah satu kerajaan Islam yang terdapat di Nusantara. Kerajaan Banten ini pertama kali dipimpin oleh Pangeran Hasanuddin.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Waluyo, Kerajaan Banten Islam berdiri menggantikan Banten Girang yang bercorak Hindu. Peninggalan Kerajaan Banten yang paling populer serta masih ada hingga saat ini adalah Masjid Agung Banten.

Peninggalan Kerajaan Banten Islam yang Masih Berdiri hingga Sekarang

Ilustrasi peninggalan kerajaan banten islam. Sumber: pixabay

Terdapat beberapa peninggalan Kerajaan Banten Islam yang memiliki nilai sejarah, berikut penjelasannya.

1. Benteng Speelwijk

Benteng Speelwijk merupakan benteng yang didirikan di masa kepemimpinan Sultan Abu Nasr Abdul Kahar atau Sultan Haji. Benteng yang dibangun tahun 1682 ini merupakan simbol kekuasaan Belanda dan diperkirakan sebagai tempat permukiman hingga pertahanan Belanda.

2. Danau Tasikardi

Danau Tasikardi yang merupakan buatan ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf. Lokasi danau ini berada di Jalan Banten Lama, Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

3. Keraton Kaibon

Keraton Kaibon merupakan peninggalan Kerajaan Banten yang dibangun pada 1815. Keraton ini dulunya merupakan kediaman Sultan Syafiuddin, Sultan Banten pada masa pemerintahan tahun 1809-1815.

Di tahun 1832, keraton yang berlokasi di Kasunyatan, Kesemen, Serang, Banten ini dibongkar Pemerintah Hindia Belanda dan kini bangunannya menyisakan fondasi, gapura, dan tembok-tembok.

4. Keraton Surosowan

Berdiri sekitar abad ke-17, Keraton Surosowan diperkirakan didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin. Keraton yang berlokasi di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten ini mengalami penghancuran beberapa kali.

5. Masjid Agung Banten

Di kawasan masjid agung banten terdapat makam sultan dan keluarga sultan, tepatnya berada di serambi masjid. Hingga kini Masjid Agung Banten digunakan sebagai wisata religi untuk memperingati hari-hari besar, seperti peringatan Maulid Nabi.

6. Meriam Ki Amuk

Meriam Ki Amuk diperkirakan dibuat saat pertengahan abad ke-17. Meriam Ki Amuk memiliki panjang 341 sentimeter, diameter belakang 66 sentimeter, diameter mulut 60 sentimeter, dan bagian dalam 32 sentimeter.

Meriam Amuk berlokasi di Benteng Speelwijk dan dalam sejarahnya, meriam ini memiliki daya tembakan yang jauh hingga ledakan yang besar.

7. Vihara Avalokitesvara

Vihara Avalokitesvara dibangun Sunan Gunung Jati sejak tahun 1542 dan letak vihara ini dekat dengan Masjid Agung Banten. Pada tahun 1774, vihara dipindahkan ke kawasan Pamarican hingga sekarang. Ukiran pada vihara ini berkisah tentang kejayaan Banten Lama.

Demikian penjelasan peninggalan Kerajaan Banten Islam yang masih berdiri hingga sekarang. (ARH)