Konten dari Pengguna

Alasan VOC Dikatakan sebagai Negara dalam Negara? Ini Penjelasannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa voc dikatakan sebagai negara dalam negara. Pixabay/Ylanite
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa voc dikatakan sebagai negara dalam negara. Pixabay/Ylanite

Mengapa VOC dikatakan sebagai negara dalam negara? Jika melihat sejarah di nusantara ini, pertanyaan ini sangatlah wajar. Hal ini dikarenakan keberadaan VOC saat itu sangat mempengaruhi perekonomian negara.

Berdasarkan tulisan dari F.S. Gaastra pada laman sejarah-nusantara.anri.go.id, bahwa VOC merupakan organisasi kongsi dagang terbesar dan cukup pesat perkembangannya kala itu. Inilah faktor VOC mempunyai pengaruh di pemerintahan saat itu.

Mengapa VOC Dikatakan sebagai Negara dalam Negara?

Ilustrasi mengapa voc dikatakan sebagai negara dalam negara. Pixabay/Adlerauge

Penjelasan atas pertanyaan, mengapa voc dikatakan sebagai negara dalam negara dapat dijabarkan secara sistematis. Dikarenakan dalam sejarah kita dapat membaca alasan-alasan yang menunjukkan eksistensi VOC di masa itu.

Mengapa VOC dikatakan sebagai negara dalam negara? Inilah penjelasannya.

Sejak berdiri tahun 1602, dalam waktu singkat organisasi kongsi dagang ini mampu berkembang dengan pesat. VOC bisa menyingkirkan Portugis dalam imperium perdagangan di Asia.

Prestasi VOC ini menjadi cikal bakal pengaruh pada kekuasaan pemerintahan. Alasan kuat dari pertanyaan, mengapa VOC dikatakan sebagai negara dalam negara?, adalah dikeluarkannya oktroi oleh Pemerintah Belanda.

Oktroi ini merupakan hak istimewa bagi VOC sebagai organisasi dagang dalam menjalankan usahanya. Hak istimewa inilah yang kemudian menjadikan VOC mampu menyingkirkan pesaingnya dalam perdagangan di Asia.

Saat itu Pemerintah Belanda menyatakan tidak ada satu pun selain VOC yang boleh mengirimkan kapal dari negeri Belanda menuju sebelah timur Tanjung Harapan dan sebelah barat Selat Magellan. Sehingga tidak ada yang bisa melakukan perdagangan di sana.

Hak monopoli yang dimiliki VOC inilah kemudian membuat VOC memiliki hak-hak istimewa lain. Beberapa hak istimewa yang dimiliki VOC selain hak monopoli perdagangan adalah hak hak membentuk angkatan perang, hak melakukan peperangan, dan lain-lain.

Salah satu hak istimewa yang dimiliki oleh VOC pada masa itu di nusantara adalah hak untuk memerintah negeri jajahan. Inilah yang menjadi salah satu alasan VOC dikatakan sebagai negara dalam negara.

Ulasan tentang, mengapa voc dikatakan sebagai negara dalam negara?, seperti di atas bisa menjadi referensi wawasan sejarah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. (LIA)

Baca Juga: Kapan Belanda Mengakui Kemerdekaan Indonesia? Ini Penjelasan Lengkapnya