Alat yang Tidak Digunakan oleh Manusia Purba pada Masa Berburu

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alat yang tidak digunakan oleh manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana adalah sebuah pertanyaan yang sering muncul dalam pelajaran sejarah. Pertanyaan ini berkaitan dengan materi prasejarah di Indonesia.
Masa prasejarah di Indonesia adalah periode kehidupan sebelum manusia mengenal sistem tulisan. Pada masa ini, aktivitas masyarakat didasarkan pada cara bertahan hidup dengan sangat mengandalkan alam, seperti berburu, meramu, dan bercocok tanam.
Alat yang Tidak Digunakan oleh Manusia Purba pada Masa Berburu
Terdapat berbagai alat yang tidak digunakan pada masa berburu dan meramu. Inilah alat yang tidak digunakan oleh manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana berdasarkan situs unesco dan brin.
Pada masa berburu dan meramu, manusia purba menggunakan berbagai alat sederhana yang terbuat bahan-bahan yang tersedia di alam sekitar. Alat tersebut terbuat dari batu, tulang, dan kayu.
Alat-alat tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan dasar. Contohnya adalah berburu hewan dan mengumpulkan tumbuhan.
Beberapa jenis alat yang lebih kompleks atau canggih belum ditemukan dalam bukti arkeologis dari masa ini. Berikut adalah alat yang tidak digunakan oleh manusia purba pada masa berburu.
1. Alat Pertanian
Alat pertama adalah alat pertanian. Manusia purba belum mengenal teknik bercocok tanam, sehingga alat seperti cangkul, bajak, atau arit tidak ditemukan di masa ini.
Pertanian baru berkembang pada masa Neolitikum (zaman batu baru) setelah manusia mulai menetap dan bercocok tanam. Alat pertanian baru digunakan dalam masa Neolitikum.
2. Peralatan Logam
Teknologi peleburan dan penggunaan logam seperti perunggu, besi, atau tembaga baru muncul pada zaman logam. Pada masa berburu, alat-alat manusia masih sangat sederhana dan dibuat dari batu kasar misalnya kapak perimbas atau kapak genggam.
3. Keramik dan Tenun
Alat-alat seperti roda pemintal, alat tenun, dan wadah dari keramik belum digunakan. Kehidupan pada masa berburu berfokus pada mobilitas dan adaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga manusia lebih bergantung pada sumber daya yang mudah ditemukan.
4. Senjata Api atau Senjata Canggih
Manusia purba hanya menggunakan senjata sederhana seperti tombak dengan ujung batu atau kayu runcing. Belum ada senjata yang memanfaatkan teknologi kompleks.
Alat yang tidak digunakan oleh manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana dapat berupa perunggu, keramik, hingga senjata api. Secara umum, masa berburu dan meramu ditandai dengan penggunaan alat yang sederhana. (Fia)
Baca juga: Keunikan Baju Bodo sebagai Pakaian Adat Suku Bugis
